Baca Juga: Prabowo Subianto Masih Rundingkan Nama Cawapres dengan PKB, Sosok Ini Jadi Kandidat Kuat
Mendengar kata-kata Adi, Vani makin kaget. Ia bahagia, tapi masih tak percaya dgn kata kata Adi yg bijak itu.
Betulkah apa yang dikatakan Mas Adi? Vani menangis saking bahagianya.
Adi pun langsung mendekap Vani. Ia mencium kening Vani. Lalu mengelus-ngelus perut Vani yang mulai buncit. Aku sayang anakmu Vani, bisik Adi. Mereka pun berpelukan mesra.
"Sebentar Vani, aku mau ambil jasku. Adi memberikan suatu bingkisan kecil kepada Vani dari kantong jasnya," ujar pria itu.
Baca Juga: One Piece Chapter 1087 Sebentar Lagi Rilis, Simak 4 Fakta Penting yang Wajib Nakama Tahu!
Ternyata setelah dibuka Vani, isinya handphone Vivo warna merah muda. Warna cinta.
"Thanks Mas Adi. Aku happy sekali. HP-nya bagus," kata Vani sambil memeluk Adi. Adi sekali lagi mencium kening Vani.
"Sini aku beritahu sayang," ujar Adi.
"HP ini sangat berharga untukmu dan untuk anak kita," tambahnya.
Baca Juga: Momen Paling Ditunggu Penggemar Oshi no Ko, Aqua dan Ruby Akhirnya Tahu soal Ini!
Adi pun mengetik sesuatu di hape tersebut. Di layar hape terpampang dua keping mata uang digital bitcoin milik Adi.
"Dua bitcoin ini aku kasih untukmu. Satu sebagai maharku padamu. Satunya lagi untuk anak dalam kandunganmu."
"Ha?" Vani tambah kaget. Vani tahu harga dua bitcoin itu lebih dari Rp 1,5 miliar.
"Apa telingaku tidak salah dengar Mas Adi?" ujar Vani.
Artikel Terkait
Opini: Ekonomi Haji Pascapandemi dan Uang Jokowi
Opini: Idul Adha, Mari Kurbankan Ismail Kita
Makna Kalimat "Hasbunallah Wanikmal Wakil" dan Waktu Terbaik Mengucapkannya
Islam Politik dan Mempermainkan Agama
Opini: In Memoriam KH Zamroni Irfan, Santri Modern yang Liberal