Opini: Akan Menguatkah, Tafsir yang Tak Lagi Harus Hewan Dijadikan Kurban Ritus Agama

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Rabu, 19 Juni 2024 | 18:43 WIB
Denny JA
Denny JA

Kedua, pandangan Muhammadiyah. Untuk kasus khusus, seperti di era Covid-19, kurban hewan bisa diganti.

Ketiga, pandangan yang diwakili oleh Shahid Ali Mutaqqi. Saatnya. kita tak lagi menyembelih hewan secara massal, sebagai bagian ritus agama.

Baca Juga: Tentara Pendudukan Israel Cegah Warga Palestina Salat Idul Adha di Masjid Al Aqsa

Bagaimana kita menyikapi hal ini? Jangankan perbedaan tafsir. Perbedaan fakta pun sudah kita terima.

Contoh sederhana kasus Nabi Ibrahim ini sendiri. Agama Kristen meyakini anak yang dikurbankan itu adalah Ishak bukan yang lain.

Tapi agama Islam meyakini anak yang dikurbankan itu adalah Ismail bukan yang lain.

Ada dua fakta yang berbeda, satu Ishak, satu Ismail. Pasti ada yang salah diantara dua fakta berbeda itu: Ishak atau Ismail. Mustahil dua fakta yang bertentangan itu benar keduanya.

Baca Juga: Tiga Makna Penting Wukuf di Arafah, Nomor Dua Jangan Sampai Terlewat Jamaah Haji

Agama Kristen dan agama Islam dua-duanya sudah lahir lebih dari seribu tahun. Kedua agama dianut lebih dari satu miliar manusia.

Kita belajar dari kasus ini. Fakta yang salah pun pun bisa terus diyakini oleh lebih dari satu miliar manusia dan dipeluk lebih dari seribu tahun.

Namun ini era kita tak lagi bicara salah dan benar. Ini zaman kita menghormati saja apa yang menjadi keyakinan.

Jika soal perbedaan fakta saja kita bisa toleran, apalagi perbedaan tafsir.

Baca Juga: Sibuk Urus Haji, Pangeran MBS Tidak Hadiri KTT G7

Biarkan perbedaan tafsir itu tumbuh dan biarkan publik sendiri yang memilih sesuai dengan spirit zamannya.

Menjadikan hewan yang dikurbankan sebagai ritus agama potensial semakin dipertanyakan di era menguatnya animal rights. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X