"Keputusan untuk menangguhkan partisipasi dalam New START dapat dibatalkan," kata Kemenlu Rusia.
"Untuk melakukan ini, Washington harus menunjukkan kemauan politik dan melakukan upaya itikad baik untuk de-eskalasi umum," lanjutnya.
Baca Juga: Ingin Serius Tangani Sepak Bola, Zainudin Amali Resmi Mengundurkan Diri
"Kami yakin bahwa potensi perjanjian dalam hal kontribusinya untuk memperkuat keamanan internasional dan stabilitas strategis masih jauh dari harapan," tambahnya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan pada hari Selasa bahwa langkah Rusia itu 'sangat disayangkan dan tidak bertanggung jawab'.
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg mengatakan itu membuat dunia lebih berbahaya dan mendesak Vladimir Putin untuk mempertimbangkan kembali penangguhan New START.***
Artikel Terkait
Alasan Pasukan Elit Angkatan Laut Rusia Mangkir dari Tugas
Moskow Tuding Amerika Serikat 'Tangan Tak Terlihat' dalam Perang Rusia dan Ukraina
Rusia Tangguhkan Perjanjian START, Connie Rahakundini: Pusing Langsung Amerika Serikat
Bukan Rusia, Connie Rahakundini Sebut Amerika Serikat Ingin 'Menghajar' Negara Raksasa Ini
Ukraina Digempur Serangan Rudal Rusia, Volodymyr Zelenskiy: Penjajah Hanya Bisa Meneror Warga Sipil