Timur Tengah Memanas, Amerika Serikat dan Iran Saling Lancarkan Serangan

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 13 Juli 2026 | 20:09 WIB
Ilustrasi, Amerika Serikat dan Iran belum lama ini saling serang di Timur Tengah setelah prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (X.com/@CENTCOM)
Ilustrasi, Amerika Serikat dan Iran belum lama ini saling serang di Timur Tengah setelah prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. (X.com/@CENTCOM)

SENAYANPOSTAmerika Serikat dan Iran kembali terlibat aksi saling serang untuk malam kedua berturut-turut.

Washington mengklaim operasi militernya menyasar puluhan target militer Iran, sementara Teheran membalas dengan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan telah melancarkan serangan presisi terhadap 'puluhan target di berbagai lokasi' menggunakan amunisi berpemandu.

Menurut CENTCOM, sasaran operasi tersebut meliputi sistem pertahanan udara Iran, radar pesisir, kemampuan rudal dan drone, serta kapal-kapal kecil.

Baca Juga: Kemlu Iran: AS Dinilai Langgar Nota Kesepahaman Islamabad, Teheran Tegaskan Tetap Beritikad Baik

Serangan dilakukan dengan pesawat tempur, kapal perang, drone kamikaze udara, hingga drone kamikaze laut yang untuk pertama kalinya digunakan dalam operasi tersebut.

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Sputnik pada 13 Juli 2026, CENTCOM menyebut operasi itu bertujuan untuk "mengurangi kemampuan Iran dalam melanjutkan serangan terhadap pelayaran internasional yang melintasi Selat Hormuz."

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan sejumlah wilayah di provinsi bagian tengah dan selatan negara itu menjadi sasaran serangan.

Ledakan dilaporkan terjadi di sekitar Pulau Qeshm, Jask, Sirik, hingga wilayah barat Bandar Abbas.

Laporan media Iran juga menyebut sedikitnya satu warga sipil tewas dan beberapa lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

Baca Juga: Iran Akan Meninjau Kembali Tawaran Kapal untuk Transit Melalui Selat Hormuz Setelah Situasi Stabil

Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengumumkan gelombang baru serangan balasan terhadap pangkalan dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan.

Menurut media Iran, ledakan dilaporkan terjadi di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania yang menjadi lokasi penempatan pesawat tempur F-35 dan F-15.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Sputnik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X