Kolonel Tengku Sony Perkuat Kerja Sama Pertahanan Indonesia–Qatar, Perwira TNI AU Pertama Lulus Sesko di Qatar

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Senin, 29 Juni 2026 | 18:44 WIB

SENAYANPOST — Pada Senin 29 Juni 2026 Atase Pertahanan Republik Indonesia untuk Qatar Kolonel Arh Dr. (Cand) Tengku Sony Sonatha, SE, MIP menyaksikan momen bersejarah dan prosesi penyerahan ijazah serta penyematan brevet kelulusan di Joaan Bin Jassim Academy for Defence Studies, Qatar.

Kali ini, Mayor Tek Pramudya Bayu Moerti, S.T., M.M. menjadi Perwira TNI Angkatan Udara (TNI AU) pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan setingkat Sekolah Staf dan Komando (Sesko) melalui program Kulliyyatil Qiyādati wal Arkān dan resmi diwisuda dari Joaan Bin Jassim Academy for Defence Studies, Qatar, pada Senin 29 Juni 2026.

"Pencapaian kelulusan Mayor Tek Pramudya Bayu Moerti, S.T., M.M. ini tidak hanya menjadi wujud nyata semakin eratnya kerja sama diplomasi pertahanan antara Republik Indonesia dan Negara Qatar yang terus meningkat dan berkelanjutan, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi TNI AU, institusi TNI, dan bangsa Indonesia dalam mengembangkan sumber daya manusia guna menghadapi tantangan keamanan strategis global," jelas Kolonel Arh Dr. (Cand) Tengku Sony Sonatha, SE, MIP kepada Redaksi Senayan Post.

Upacara penutupan pendidikan Sekolah Komando dan Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Qatar Angkatan ke-12 ini diikuti oleh total 131 Perwira Siswa. Jumlah tersebut terdiri dari 86 Perwira Siswa Qatar dan 45 Perwira Siswa dari 21 negara sahabat, di antaranya Arab Saudi, Yaman, Kuwait, Oman, Yordania, Maroko, Aljazair, Rwanda, Mesir, Somalia, Irak, Bangladesh, Pakistan, Prancis, Indonesia, Palestina, Turki, Malaysia, Lebanon, Jerman, dan China.

Pendidikan militer bergengsi yang memakan waktu selama kurang lebih 10 bulan ini memfokuskan kurikulumnya dan memiliki tujuan akhir pada pelaksanaan operasi gabungan (joint operation) yang melibatkan seluruh kekuatan matra secara komprehensif, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Pertahanan Udara. Selain merampungkan kurikulum militer yang ketat tersebut, para Perwira Siswa (Pasis) juga secara resmi dianugerahi gelar akademik Master of Arts in Military and Security Studies di bidang Pertahanan.

Rangkaian kegiatan puncak kelulusan dan prosesi wisuda yang dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat ini dipimpin langsung oleh Yang Mulia Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al Thani, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, serta diisi dengan sambutan dari Komandan Joaan Bin Jassim Academy for Defence Studies Brigadier General (doctor) Rajih Mohammed bin Aqeel Al-Nabet.

Program pengiriman Perwira Siswa RI ke akademi pertahanan di Qatar ini telah memasuki Angkatan ke-3. Keikutsertaan perwira TNI dalam program ini diawali oleh perwakilan dari matra Darat (TNI AD) pada angkatan pertama, dilanjutkan oleh matra Laut (TNI AL) pada angkatan kedua, dan kini secara paripurna mewakili kehadiran Tri Matra dengan lulusnya perwakilan matra Udara (TNI AU) pada angkatan ketiga.

Joaan Bin Jassim Academy for Defence Studies didirikan dengan semangat ini untuk melayani bangsa sebagai mercusuar pendidikan militer di berbagai bidang pertahanan, strategi, administrasi, dan kesadaran sosial, di samping spesialisasi akademis. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X