Putin, yang menyebut perang Ukraina sebagai pertempuran untuk kelangsungan hidup Rusia melawan Barat yang agresif, telah berulang kali memperingatkan.
Ia mengingatkan bahwa Rusia yang memiliki lebih banyak senjata nuklir daripada negara lain mana pun, akan menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri.
Senjata nuklir taktis digunakan untuk keuntungan taktis di medan perang, dan biasanya hasilnya lebih kecil daripada senjata nuklir strategis yang dirancang untuk menghancurkan kota-kota AS, Eropa, atau Rusia.
Kedutaan Besar Rusia menyebut kecaman AS atas rencana pengerahan Moskow itu munafik, dengan mengatakan bahwa 'sebelum menyalahkan orang lain, Washington perlu melakukan introspeksi'.
Baca Juga: Prediksi Manga One Piece Chapter 1085: Terungkapnya Motif Im Sama hingga Misteri Ratu Lily Alabasta!
"Amerika Serikat selama beberapa dekade mempertahankan gudang senjata nuklirnya yang besar di Eropa. Bersama dengan sekutu NATO-nya, Amerika Serikat berpartisipasi dalam pengaturan pembagian nuklir dan melatih skenario penggunaan senjata nuklir terhadap negara kita," lanjut pernyataan resmi dari Kedubes Rusia.***
Artikel Terkait
Satu Tahun Lebih Perang di Ukraina Belum Berakhir, Pemimpin G7 Sepakat Tambah Sanksi untuk Rusia
Tentara Bayaran Rusia Wagner Klaim Kota Bakhmut, Ukraina Justru Bilang Begini
Kota Artyomovsk di Ukraina Direbut Kelompok Wagner dan Tentara Rusia, Vladimir Putin Berikan Ucapan Selamat
15 Bulan Pertempuran Berdarah di Ukraina Timur, Presiden Zelenskiy Akui Kemenangan Rusia di Bakhmut?
Amerika Serikat Sebut Rusia Mustahil Menang Atas Ukraina, Moskow Prediksi Bakal Perang Puluhan Tahun