"Beliau turun dari kendaraan setelah memimpin aparat media Brigade Qassam dengan sangat kompeten. Beliau dan saudara-saudaranya mendokumentasikan kinerja yang luar biasa yang disaksikan oleh teman dan musuh, menyampaikan kepada dunia peristiwa pemberontakan Al Aqsa dalam bentuknya yang paling mulia, dan perbuatan heroik para mujahidin Gaza yang membuat dunia takjub dan membangkitkan amarah musuh. Komandan Hudzaifah Al Kahlout telah berpulang, dan kami telah mewarisi gelarnya, Abu Ubaidah," jelasnya.
Brigade Al Qassam berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan para pendahulunya, untuk membebaskan dan mewujudkan Palestina yang merdeka dan berdaulat.
Baca Juga: Donald Trump Tolak Mentah-mentah Usulan Anggota Parlemen Israel Caplok Tepi Barat Palestina
"Semoga kedamaian menyertaimu di antara orang-orang yang abadi. Kami berjanji untuk melanjutkan perjalanan ini, dan darah rakyat kami, para mujahidin kami, dan para pemimpin kami yang tertumpah di tanah Gaza dalam pertempuran yang paling mulia adalah bukti melawan semua dan seruan bagi bangsa untuk bangkit, melepaskan kelesuannya, dan memobilisasi diri untuk mendukung Palestina dan Al Aqsa. Gaza telah mempersembahkan harta paling berharganya, mempersembahkan alasan kepada Tuhan bahwa ia telah memenuhi kewajibannya dan terus melakukannya. Putra-putranya tidak akan menurunkan panji sampai kemenangan atas musuh atau mati syahid di jalan Tuhan, membela tujuan yang paling adil yang dikenal dalam sejarah modern," tutup Abu Ubaidah.***
Artikel Terkait
418 Hari Genosida: Pejuang Sita Drone Israel, Abu Ubaidah Sebut Satu Tawanan Tewas di Gaza Utara
Abu Ubaidah Sebut Israel Penjajah Bom Berkali-kali Lokasi Tawanan hingga Penghuninya Dipastikan Tewas
471 Hari Genosida di Gaza, Abu Ubaidah: Operasi Badai Al Aqsa Tancapkan Paku Terakhir di Peti Mati Pendudukan Israel
Abu Ubaidah Juru Bicara Sayap Militer Hamas Sebut Israel Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Perlawanan Palestina Pasang Jebakan Maut untuk Tentara Israel, Abu Ubaidah: Batu-batu Daud di Kereta Gideon