Brigade Al Qassam Umumkan Sejumlah Komandan yang Gugur, Ada Abu Ubaidah sang Juru Bicara

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 30 Desember 2025 | 15:30 WIB
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam umumkan sejumlah komandan yang gugur, di antaranya Abu Ubaidah dan Mohammed Sinwar. (alqassam.ps)
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam umumkan sejumlah komandan yang gugur, di antaranya Abu Ubaidah dan Mohammed Sinwar. (alqassam.ps)

Baca Juga: Presiden AS Donald Trump Ungkap Langkah Selanjutnya Rencana Perdamaian Gaza

"Kami juga berduka atas kehilangan komandan besar, Hakam Al Issa, Abu Omar Al Muhajir, mujahid yang berdedikasi, pemimpin yang rendah hati dan saleh, pilar kekuatan di antara saudara-saudaranya, teguh dan berani di medan perang, yang berkeliling negeri membawa panji jihad di Palestina," ujarnya.

"Syahid Hakam Al Issa dikenal di Lebanon, Suriah, dan banyak negara lain sebelum menetap di Gaza untuk melanjutkan jalan jihadnya dan berbagi keahliannya dengan sesama mujahidin di Palestina. Beliau memegang berbagai posisi kepemimpinan, terutama di departemen pelatihan, akademi dan perguruan tinggi militer, dan akhirnya di departemen persenjataan," tambahnya.

Beberapa waktu lalu juga Brigade Al Qassam telah mengumumkan gugurnya Syekh Raed Saad Abu Muadh yang menjabat sebagai Kepala Departemen Manufaktur.

"Kami juga berduka atas kehilangan komandan besar yang baru saja bergabung dengan barisan kami, Syekh Raed Saad Abu Muadh yang gugur sebagai syahid, mantan kepala departemen manufaktur di Brigade Qassam dan mantan kepala departemen operasinya. Beliau adalah seorang syekh yang saleh dan terhormat, dikenal di medan perang jihad sejak awal berdirinya, yang tanpa lelah mengabdikan diri siang dan malam untuk memberi dan berkorban," ungkapnya.

Baca Juga: Mantan Dubes Iran Ungkap Alasan Hamas Terima Gencatan Senjata di Gaza

"Saat kami berdiri di hadapan Anda dalam posisi ini, kami tidak dapat tidak berhenti sejenak dalam penghormatan dan rasa hormat di hadapan orang ini, yang selalu menghiasi Anda dengan suaranya yang lantang, kata-katanya yang tulus, dan kabar baiknya; Sosok bertopeng yang dicintai jutaan orang, yang dengan penuh harap menantikan kemunculannya dan melihatnya sebagai sumber inspirasi, dan dalam keffiyeh merahnya sebagai ikon bagi semua orang merdeka di dunia," tegasnya.

Terakhir, Abu Ubaidah juga mengonfirmasi martirnya sang juru bicara, Hudzaifah Samir Al Kahlout yang dikenal juga dengan sebutan Abu Ubaidah.

Beberapa bulan lalu sempat santer gugurnya sang juru bicara karena sudah tidak lama menyampaikan pidato yang paling ditunggu-tunggu.

"Kami berduka atas kehilangan martir besar, juru bicara Brigade Qassam, Abu Ubaidah, suara lantang bangsa, seorang pria yang berprinsip dan berfirman, denyut nadi Palestina, tempat-tempat sucinya, rakyatnya, dan para pejuang perlawanannya. Ia adalah pemimpin media Qassam, seorang pria yang sangat berpengaruh di hati rakyat bangsa ini. Ksatria pemberani ini tidak pernah meninggalkan rakyatnya, bahkan di masa-masa tergelap sekalipun. Ia berbicara kepada mereka dari jantung pertempuran, membawa kabar gembira, menawarkan penghiburan dan dukungan, dan menepuk punggung mereka meskipun dalam bahaya ekstrem dan penargetan berulang kali," katanya.

Abu Ubaidah juga mengungkap nama asli sang juru bicara yang selama ini selalu tertutup oleh kufiya merah.

Baca Juga: Hamas Serahkan Dua Jenazah Warga Israel yang Jadi Sandera Di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata yang Rapuh

"Publik musuh, bahkan lebih dari rakyatnya sendiri, dengan penuh harap menantikan pernyataan dan pengumumannya yang tegas. Hari ini, kami mengumumkan kepergiannya kepada bangsa dan rakyat kami, dengan nama dan gelar aslinya. Kami berduka atas wafatnya pemimpin besar, Hudzaifah Samir Abdullah Al Kahlout, Abu Ibrahim, yang telah berpulang setelah dua dekade membangkitkan amarah musuh dan membawa sukacita ke hati orang-orang beriman. Beliau menemui Tuhannya dalam keadaan terbaik. Tanda ketulusan yang lebih besar di hadapan Allah adalah bahwa Allah telah meninggikan namanya di seluruh dunia dan mengabulkannya di bumi," terangnya.

Selama menjalani tugasnya, Hudzaifah membangun media militer Brigade Al Qassam.

Diketahui, Hudzaifah menjabat sebagai juru bicara sayap militer Hamas itu selama kurang lebih dua dekade.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: alqassam.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X