Brigade Al Qassam Umumkan Sejumlah Komandan yang Gugur, Ada Abu Ubaidah sang Juru Bicara

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 30 Desember 2025 | 15:30 WIB
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam umumkan sejumlah komandan yang gugur, di antaranya Abu Ubaidah dan Mohammed Sinwar. (alqassam.ps)
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam umumkan sejumlah komandan yang gugur, di antaranya Abu Ubaidah dan Mohammed Sinwar. (alqassam.ps)

SENAYANPOST - Sayap militer gerakan Hamas, Brigade Al Qassam belum lama ini menyampaikan pengumuman penting terkait berita syahid para petingginya.

Para petinggi yang dinyatakan syahid tersebut adalah Mohammed Sinwar, Mohammed Shabana, Hakam Issa, Syekh Raed Saad, dan Hudzaifah Samir Al Kahlout (Abu Ubaidah).

"Dengan bangga dan hormat, kami berduka atas wafatnya komandan dan pejuang besar yang gugur sebagai syahid, Kepala Staf Brigade Qassam almarhum Mohammed Sinwar (Abu Ibrahim); komandan besar Mohammed Shabana (Abu Anas), Komandan Brigade Rafah; komandan besar Hakam Issa (Abu Omar), kepala Divisi Senjata Tempur; dan komandan besar, syekh Raed Saad (Abu Muadh) yang gugur sebagai syahid, kepala Divisi Manufaktur Brigade Al Qassam," kata juru bicara Brigade Al Qassam, Abu Ubaidah pada 29 Desember 2025.

Mohammed Sinwar adalah Kepala Staf Brigade Al Qassam yang menggantikan Mohammed Dheif yang gugur terlebih dahulu.

Baca Juga: Hamas Tuntut Israel Penjajah Buka Penyelidikan Tak Memihak Atas Serangan 7 Oktober 2023

 

"Kami berduka atas syahid besar, mujahid Muhammed Sinwar (Abu Ibrahim), Kepala Staf Brigade Izzuddin Al Qassam, penerus yang layak bagi pendahulu yang layak, seorang pria dengan kecerdasan luar biasa yang memimpin Brigade Al Qassam melalui masa yang sangat sulit, menggantikan syahid besar bangsa, Abu Khalid Deif, setelah menjabat sebagai Komandan Operasi selama Perang Al Aqsa," lanjutnya.

Abu Ubaidah menerangkan bahwa Sinwar memiliki kontribusi besar dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi 7 Oktober 2023.

"Syahid Muhammed Sinwar memiliki kontribusi yang signifikan dan peran penting dalam perencanaan dan pelaksanaan operasi 7 Oktober yang gemilang, serta mengawasi semua aspek rencana pertahanan dan menghadapi agresi pendudukan brutal terhadap Gaza. Ini adalah perjalanan yang dimulai pemimpin besar kita beberapa dekade yang lalu, ditandai dengan tonggak-tonggak penting, dari pembalasan suci hingga ilusi yang hancur, dari memimpin Brigade Khan Younis hingga memegang sejumlah posisi kepemimpinan tingkat tinggi di Brigade Qassam, yang berpuncak pada kesyahidannya di garis depan kehormatan dan martabat," terangnya.

Baca Juga: Menteri Keamanan Israel Itamar Ben Gvir Usulkan Penjara untuk Warga Palestina 'Dikelilingi Buaya'

Kemudian, Brigade Al Qassam juga berduka atas gugurnya Muhammad Shabana yang menjabat sebagai Komandan Brigade Rafah.

"Kami juga berduka atas wafatnya komandan besar, Muhammad Shabana Abu Anas, komandan Brigade Rafah di Brigade Qassam, yang gugur bersama Komandan Abu Ibrahim Sinwar dan sekelompok komandan dan pejuang lainnya. Abu Anas adalah rekan dari dua komandan besar, Abu Shamala dan Al Attar," ungkapnya.

"Komandan yang gugur, Muhammad Shabana, telah memberikan kontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari media hingga logistik. Beliau adalah seorang pahlawan yang dikenal di selatan karena operasi-operasi berkualitasnya, mulai dari "Ilusi yang Menghilang" hingga "Peringatan Ledakan," hingga penangkapan Hadar Goldin, dan yang tak kalah penting, prestasi besar para pejuang Rafah yang heroik selama pertempuran Al Aqsa," tambahnya.

Selain itu, Abu Ubaidah juga menyampaikan berita gugurnya Hakam Al Issa yang sudah malang melintang tidak hanya di Palestina tapi juga di Lebanon dan Suriah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: alqassam.net

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X