"Ketakutan umat Islam Belanda atas kemenangan PVV sangat besar," kata Habib el Kakouri, pemimpin Perhimpunan Warga Maroko Belanda (SMN) kepada kantor berita Belanda, AND.
Baca Juga: Link Nonton Drakor Welcome to Samdalri Episode 6 Sub Indo Malam Ini di Netflix
Ini karena PVV dipimpin Geert Wilders, yang terkenal membenci segala hal yang berbau Islam.
"Kami takut dia akan menggambarkan kami, umat Islam sebagai warga negara kelas dua," kata Habib el Kakouri.
Padahal Belanda adalah negeri yang mengusung demokrasi, dan hak asasi manusia.
Bagi umat Islam, Wilders dan PVV adalah monster yang sangat berbahaya.
Sebagaimana tabloid Charlie Hebdo (CH) di Prancis yang sering memajang kartun anti-Islam, begitu pula Wilders dengan petangkat partainya.
PVV selalu membela Wilders jika ia mendapat kecaman dunia internasional, karena aksi Islamophobianya.
Kita masih ingat kasus penembakan brutal terhadap awak redaksi CH oleh militan Islam Prancis di Paris, karena tabloid itu dianggap sering memuat tulisan yang menghina Nabi Muhammad, awal Januari 2015.
Eropa, terutama masyarakat sipil dan profesional cemas, bila Geert Wilders berkuasa, suasana hubungan Eropa dengan dunia Islam terganggu, akibat ulah Wilders tadi.
Baca Juga: 110 Warga Israel Masih Disandera Hamas, Benjamin Netanyahu: Kita Harus Terus Perang
Eropa adalah lahan subur pertumbuhan gerakan anti-Islam. Banyaknya imigran dari Timur Tengah di negara-negara Eropa, dianggap sebagai ancaman masa depan penduduk setempat dari kalangan menengah bawah.
Kondisi seperti itulah yang dimanfaatkan orang seperti Geert Wilders, untuk melecut pertumbuhan gerakan Islamophobia di Eropa.
Di Jerman, misalnya dalam beberapa tahun terakhir muncul gerakan anti-Islam bernama Pegida (The Patriotic Europeans against the Islamisation of the West).
Pegida adalah kelompok sayap kanan Jerman yang dikenal menentang Islam dan imigran. Jumlah kelompok ini makin lama makin banyak karena ada kesamaan visi: orang Jerman harus hidup dan bekerja di Jerman.
Artikel Terkait
Persija Jakarta akan Lawan Klub dari Italia, Jerman dan Belanda untuk Persiapan Liga Musim Depan
Rafael Alun Trisambodo Resmi Jadi Tahanan KPK, Ayah David: Itu Keluarga atau Tim Belanda?
Pembalap Beragama Islam Ini Terang-Terangan Ingin Balapan di MotoGP
Biar Tak Beda Tanggal, Muhammadiyah Ingin Kalender Islam Global Segera Terwujud
Enggak Kapok Babak Belur di Jerman, Marc Marquez Siap Balapan di MotoGP Belanda
Perjuangan Dakwah Islam di Ranah Minang
Islam Politik dan Mempermainkan Agama