Opini: Geert Wilders Menang, Islam di Belanda Meradang

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Senin, 18 Desember 2023 | 21:32 WIB
Dr. KH Amidhan Shaberah (Istimewa)
Dr. KH Amidhan Shaberah (Istimewa)

Ini sarat minimal agar Geert Wilders, bisa menjadi perdana menteri baru Belanda.

Baca Juga: Israel Bakal Negosiasi dengan Hamas soal Sandera Usai Demonstrasi Besar-besaran di Tel Aviv

Pertanyaannya -- semudah itukah Wilders yang terkenal anti--Islam membentuk koalisi? Tidak mudah.

Frans Timmermans pemimpin aliansi partai sayap kiri, yang berkuasa sekarang menyatakan tidak akan bergabung dengan pemerintahan Geert Wilders.

"Kami tidak akan membiarkan siapa pun di Belanda tersingkir. Di Belanda semua orang setara," ujar Frans Timmermans.

Kenapa Frans menyatakan demikian? Ia tahu jika Geert Wilders berkuasa, umat Islam di Belanda akan tertekan dan hak-haknya dipreteli Geert Wilders.

Baca Juga: 72 Hari Perang di Gaza, Hamas Sebut Penjajah Israel Hanya Miliki Tiga Pilihan

Padahal populasi kaum muslim di Belanda sekitar 5 persen, dari seluruh warga negara Kincir Angin. Ini artinya, jumlah umat Islam sekitar 880.000 orang di Belanda, penduduk Belanda tahun 2023 berjumlah sekitar 17.600.000 jiwa, jumlah tersebut tidak sedikit.

Sebagai warga negara Belanda umat Islam harus diperlakukan sama dengan umat beragama lain, itulah konstitusinya seperti diungkapkan Frans Timmermans.

Meski negeri kecil, kemenangan Wilders cukup mengguncang Eropa. Ini karena Belanda adalah salah satu pendiri Uni Eropa.

Sebabnya dikhawatirkan Geert Wilders yang ekstrim, akan menyodorkan kebijakan yang ekstrim pula.

Baca Juga: Tentara IDF Ratakan Rumah Sakit hingga Tewaskan Pasien dan Nakes, Eks Marinir AS: Dunia Lebih Baik tanpa Israel

Salah satu kebijakan ekstrimnya, Wilders akan memutuskan hubungan dengan Uni Eropa.

Geert Wilders sudah berjanji akan menjalankan Nexit (Nederland Exit), atau Belanda keluar dari Uni Eropa seperti dilakukan Inggris (Brexit) tahun 2020 lalu.

Organisasi Islam dan komunitas Maroko di Belanda prihatin, atas kemenangan Wilders.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X