SENAYAN POST - Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin menanggapi perbedaan politik jelang Pemilu 2024 belum lama ini.
Menurut Maruf Amin, momen Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu cara untuk merekatkan silaturahmi jelang Pemilu 2024.
Dengan begitu, Maruf Amin menilai bahwa momen silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri bisa meredam perbedaan politik jelang Pemilu 2024 yang semakin dekat.
Baca Juga: Puluhan Ribu Warga Israel Tuntut Netanyahu Mundur
Sebagaimana diketahui, saat ini banyak partai politik yang menyiapkan kadernya menjelang Pemilu 2024 yang dilaksanakan serentak.
Tidak sedikit beberapa tokoh yang dicalonkan muncul di berbagai media sosial.
Namun, dalam ajang pesta demokrasi ini ada kekhawatiran adanya permusuhan.
Baca Juga: Opini: Ganjar, Hadiah Idul Fitri?
Indonesia memiliki penduduk yang cukup beragam dari Sabang sampai Merauke.
"Pemilu yang akan datang tidak membuat kita terpecah karena silaturahmi kita sudah kuat," kata Maruf Amin pada 22 April 2023, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
"Jadi tidak terpecah karena adanya perbedaan politik," tambahnya.
Baca Juga: Opini: Idul Fitri dalam Perspektif Ekonomi dan Keadilan Sosial
Saat ini situasi politik di Indonesia sudah mulai menghangat di mana partai politik mulai mengumumkan calon Presiden RI ataupun koalisi.
Menurutnya, ajang silaturahmi dalam momen Hari Raya Idul Fitri bisa memperkuat persaudaraan termasuk menghadapi Pemilu 2024.
Artikel Terkait
KPU RI Siapkan Berkas Banding setelah PN Jakarta Pusat Kabulkan Gugatan Partai Prima terkait Pemilu 2024
Buntut dari Putusan Tunda Pemilu 2024, Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Dilaporkan
KPU Sebut Masa Depan Indonesia Ada di Tangan 60 Persen Pemilih Muda Pemilu 2024, Begini Penjelasannya
Apakah Pemilu 2024 Bisa Ditunda? Ini Jawaban dari Menko Polhukam Mahfud MD
Opini: Sihir Pesohor di Pemilu 2024