Kapolres Metro Bekasi Bantah Terlibat Kasus Korupsi MBG, Akui Sempat Komunikasi dengan Sony Sonjaya

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:02 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni bantah terlibat korupsi MBG, sebut akui pernah komunikasi dengan tersangka Sony Sonjaya. (Tangkapan layar YouTube POLRES METRO BEKASI)
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni bantah terlibat korupsi MBG, sebut akui pernah komunikasi dengan tersangka Sony Sonjaya. (Tangkapan layar YouTube POLRES METRO BEKASI)

SENAYANPOST - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut Kejaksaan Agung.

Sumarni menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG maupun aktivitas di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).

"Saya tegaskan bahwa saya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG maupun aktivitas di lingkungan Badan Gizi Nasional," kata Sumarni pada 11 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Sebelumnya, viral di media sosial pesan berantai daftar nama-nama orang yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Baca Juga: Istana Ungkap akan Ada Pengurangan Anggaran MBG, Mensesneg Prasetyo Hadi Singgung Perbaikan Tata Kelola

Nama Sumarni ada di antara 26 orang yang disebut dalam pesan berantai tersebut.

Pesan tersebut diketahui belum bisa diverifikasi kebenarannya di tengah-tengah proses penyidikan Kejagung.

Akui Pernah Berkomunikasi dengan Sony Sonjaya

Sumarni menjelaskan dirinya memang pernah berkomunikasi dengan Sony Sonjaya, salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi MBG.

Namun komunikasi tersebut, menurut dia, hanya terkait permintaan bantuan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan pondok pesantren di wilayah Cirebon.

"Saya pernah diminta tolong oleh yang bersangkutan (Sony Sonjaya) untuk membantu pembuatan SPPG di lingkungan pondok pesantren wilayah Cirebon. Itu saja, tidak ada yang lain," ujarnya.

Ia mengatakan pembahasan tersebut hanya sebatas komunikasi dan diskusi mengenai peluang pendirian dapur MBG di pesantren.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG, Terlibat Dalam Dugaan Mark Up Pengadaan Sepeda Motor Listrik

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X