SENAYANPOST - Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol. Sumarni membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah diusut Kejaksaan Agung.
Sumarni menegaskan dirinya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG maupun aktivitas di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Saya tegaskan bahwa saya tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam dugaan penyimpangan program MBG maupun aktivitas di lingkungan Badan Gizi Nasional," kata Sumarni pada 11 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Sebelumnya, viral di media sosial pesan berantai daftar nama-nama orang yang diduga terlibat dalam kasus korupsi tersebut.
Nama Sumarni ada di antara 26 orang yang disebut dalam pesan berantai tersebut.
Pesan tersebut diketahui belum bisa diverifikasi kebenarannya di tengah-tengah proses penyidikan Kejagung.
Akui Pernah Berkomunikasi dengan Sony Sonjaya
Sumarni menjelaskan dirinya memang pernah berkomunikasi dengan Sony Sonjaya, salah satu tersangka dalam perkara dugaan korupsi MBG.
Namun komunikasi tersebut, menurut dia, hanya terkait permintaan bantuan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di lingkungan pondok pesantren di wilayah Cirebon.
"Saya pernah diminta tolong oleh yang bersangkutan (Sony Sonjaya) untuk membantu pembuatan SPPG di lingkungan pondok pesantren wilayah Cirebon. Itu saja, tidak ada yang lain," ujarnya.
Ia mengatakan pembahasan tersebut hanya sebatas komunikasi dan diskusi mengenai peluang pendirian dapur MBG di pesantren.
Artikel Terkait
Kantor BGN ‘Disegel’ Masyarakat, Massa Desak Evaluasi Pelaksanaan MBG
5 Tuntutan Aksi Demo UI, Mulai dari Hentikan Program MBG hingga Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan
Kejagung Tetapkan Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG, Terlibat Dalam Dugaan Mark Up Pengadaan Sepeda Motor Listrik
Kepala BGN Ungkap Bakal Setop Distribusi MBG ke Sekolah Elite
Istana Ungkap akan Ada Pengurangan Anggaran MBG, Mensesneg Prasetyo Hadi Singgung Perbaikan Tata Kelola