SENAYANPOST - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkapkan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) saat ini dilakukan melalui dua klaster utama yang ditangani secara paralel.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik Jampidsus) Syarief Sulaeman Nahdimengatakan kedua klaster tersebut masih terus didalami oleh penyidik untuk mengungkap keseluruhan rangkaian dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan program MBG.
"Untuk modus, pernah saya sampaikan pada saat itu. Jadi, modus besar yang kami sidik sekarang ini ada dua klaster," kata Syarief pada 12 Juni 2026, dikutip SenayanPost.com dari Antara.
Menurut dia, penyidik saat ini menjalankan proses penyidikan terhadap kedua klaster tersebut secara bersamaan.
"Nah, dua klaster itu yang sedang kami sidik secara paralel," ujarnya.
Pengadaan Motor Listrik Jadi Perkara Pertama yang Ditetapkan Tersangka
Syarief menjelaskan, salah satu klaster yang kini telah memasuki tahap penetapan tersangka berkaitan dengan proses pengadaan barang, khususnya pengadaan motor listrik.
"Untuk malam ini, kami menetapkan tersangka terhadap salah satu proses pengadaan tersebut, yaitu motor listrik," katanya.
Meski demikian, Kejagung menegaskan penyidikan tidak berhenti pada pengadaan motor listrik semata. Sejumlah pengadaan lainnya yang diduga bermasalah juga masih terus didalami.
"Masih ada pengadaan yang lainnya yang sedang kami lakukan penyidikan," ungkap Syarief.
Sebelumnya, Kejagung telah mengusut sejumlah pengadaan dalam program MBG, termasuk pengadaan motor listrik, sepatu, tablet, hingga televisi yang diduga tidak sesuai kebutuhan dan berindikasi mark up.
Artikel Terkait
Kantor BGN ‘Disegel’ Masyarakat, Massa Desak Evaluasi Pelaksanaan MBG
5 Tuntutan Aksi Demo UI, Mulai dari Hentikan Program MBG hingga Minta Presiden Prabowo Akui Kesalahan
Kejagung Tetapkan Tersangka Kelima Kasus Korupsi MBG, Terlibat Dalam Dugaan Mark Up Pengadaan Sepeda Motor Listrik
Kepala BGN Ungkap Bakal Setop Distribusi MBG ke Sekolah Elite
Istana Ungkap akan Ada Pengurangan Anggaran MBG, Mensesneg Prasetyo Hadi Singgung Perbaikan Tata Kelola