Dadan Hindayana Pernah Angkat Bicara
Secara terpisah, Dadan Hindayana pernah menanggapi terkait isu anggaran IT yang disebut mencapai Rp1,2 triliun untuk Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN).
Saat itu, Dadan menuturkan, pemilihan mitra strategis dan penggunaan anggaran pada tahun anggaran 2025 dilakukan dengan pengawasan ketat serta mengacu pada regulasi.
"Keterlibatan Perum Peruri (PERURI) dalam program strategis ini adalah langkah terintegrasi negara," kata Dadan dalam keterangannya, pada 21 April 2026 lalu.
"Perlu ditegaskan bahwa PERURI telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi high security," imbuhnya.
Dadan menyebut, keterlibatan PERURI sesuai dengan mandat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2019 yang memberikan wewenang kepada PERURI sebagai penyedia solusi digital sekuriti bagi instansi pemerintah.
"Seluruh proses kerja sama dengan BGN dijalankan secara transparan, sesuai dengan regulasi yang berlaku," tutupnya.***
Artikel Terkait
Nanik S Deyang Sebut Bakal Perkuat Tata Kelola dan Efisiensi Anggaran Optimalkan Program MBG
Kejagung: Dadan Hindayana cs Tersangka Kasus Korupsi MBG Diduga Selewengkan Insentif SPPG
BGN Refocusing Penerima Manfaat MBG, Prioritaskan Kelompok Rentan dan Daerah 3T
Tersangka Kasus Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator
Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG: Sudah Lama Dipelajari Sebelum Naik ke Penyidikan