SENAYANPOST - Mantan Menko Polhukam RI, Mahfud MD ikut menyoroti praktik-praktik mencurigakan yang sempat disorot publik, semasa Badan Gizi Nasional (BGN) berada di bawah kepemimpinan Dadan Hindayana cs belum lama ini.
Mahfud MD mengingatkan publik, sebelumnya Dadan Hindayana juga sempat disorot lantaran adanya pengadaan IT senilai Rp1,2 triliun.
Kendati demikian, mantan Menko Polhukam itu menilai pengadaan tersebut luput dari hukum meski masyarakat kerap 'menjerit' di media sosial.
"Isu tentang korupsi di dalam BGN itu sudah lama, sudah berbulan-bulan diteriakkan (masyarakat)," ujarnya sebagaimana dilansir dari Kanal YouTube Mahfud MD Official, pada Minggu, 7 Juni 2026.
"Sehingga BGN selalu luput dari tindakan hukum meskipun rakyat sudah mengajukan data dalam banyak hal," beber Mahfud MD.
Baca Juga: Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG: Sudah Lama Dipelajari Sebelum Naik ke Penyidikan
Dugaan Mark Up BGN dalam Pengadaan IT
Mahfud MD menyoroti adanya dugaan mark up pengadaan barang yang terjadi di lingkungan BGN, sempat menyita warganet di media sosial.
Mantan Menko Polhukam RI itu menyebut, salah satu kasusnya, seperti pembelian motor listrik, tablet, televisi, hingga pengadaan sarana pendukung lainnya.
Hal itu, termasuk terkait pengadaan IT yang disebut mencapai Rp1,2 triliun.
Mahfud MD menuturkan, ketika masyarakat mempermasalahkan nilai pengadaan barang di BGN yang tak wajar, aparat penegak hukum justru diam.
"Terutama adalah dilakukannya mark up pengadaan barang dan jasa seperti membeli motor listrik, tablet, televisi, sarana pendukung SPPG dan banyak lagi," tuturnya.
"Selama ini di masyarakat menjadi sorotan besar termasuk pengadaan IT yang katanya sampai 1,2 triliun," sambung Mahfud MD.
Baca Juga: Tersangka Kasus Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator
Artikel Terkait
Nanik S Deyang Sebut Bakal Perkuat Tata Kelola dan Efisiensi Anggaran Optimalkan Program MBG
Kejagung: Dadan Hindayana cs Tersangka Kasus Korupsi MBG Diduga Selewengkan Insentif SPPG
BGN Refocusing Penerima Manfaat MBG, Prioritaskan Kelompok Rentan dan Daerah 3T
Tersangka Kasus Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator
Kejagung soal Dugaan Korupsi MBG: Sudah Lama Dipelajari Sebelum Naik ke Penyidikan