Kisah Kocak; Dua Madura di Barak Petugas Haji

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Jumat, 30 Januari 2026 | 08:12 WIB

Hari Keempat & Kelima: Ini Bukan Musibah

Hari keempat, Waris hadir sendirian.
Tanpa ditanya, ia langsung laporan:

> “Izin, Ndan. Muzanni sakit. Kakinya meletus-meletus.”

 

Hari kelima, Muzanni yang hadir:

> “Izin, Ndan. Waris kakinya melepuh.”

 

Di titik ini, kami semua paham.

Ini bukan musibah.
Ini mekanisme.
Ini sistem.
Ini manajemen risiko ala Madura.


---

Hari Keenam: Dua Madura Hadir Bersamaan

Hari keenam—Alhamdulillah—keduanya hadir bersamaan.
Lengkap.
Sehat.
Tanpa pincang.
Tanpa meriang.
Tanpa kaki meletus-meletus.

Namun ada satu detail kecil.

Mereka mengisi absen digital subuh,
padahal waktu sudah masuk senam pagi.

Artinya:
telat bangun.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X