SENAYAN POST - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan dukungan kepada Ukraina untuk menjadi anggota NATO.
Tidak hanya itu, Erdogan juga mendesak agar Ukraina mengakhiri perangnya dengan Rusia yang saat ini sudah berlangsung 500 hari.
Erdogan menyatakan bahwa agenda perdamaian tetap digaungkan antara Rusia dan Ukraina setelah negara yang dipimpin Volodymyr Zelenskyy itu dipertimbangkan akan masuk dalam anggota NATO.
Baca Juga: Opening Baru Anime One Piece Bakal Rilis dalam Waktu Dekat, Kapan?
"Tidak ada keraguan bahwa Ukraina layak menjadi anggota NATO," kata Erdogan pada konferensi pers bersama dengan presiden Ukraina di Istanbul pada Sabtu pagi, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Menurutnya, perdamaian yang adil tidak akan membuat salah satunya menjadi pecundang.
"Perdamaian yang adil tidak akan membuat pecundang," tambahnya.
Baca Juga: Elon Musk Marah Besar, Sebut Threads Produk 'Copy Paste', Mark Zuckerberg 'Lizard Boy'
Zelenskyy berterima kasih kepada Erdogan atas dukungannya, yang datang menjelang KTT penting NATO yang akan dimulai Selasa di Vilnius, Lituania.
"Saya berterima kasih atas dukungan integritas dan kedaulatan teritorial Ukraina. Formula perdamaian. Perlindungan negara kami, rakyat kami, dan kepentingan kami," tulis Zelenskyy dalam cuitannya baru-baru ini.
Pemimpin Ukraina telah melobi secara intensif agar negaranya yang diperangi diundang untuk bergabung dengan aliansi militer Barat, dengan alasan bahwa Ukraina telah menjadi garis pertahanan terakhir Eropa melawan agresi Rusia.
Baca Juga: Akhir Juli, PBB Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo Subianto di Pilpres 2024
Minggu ini, Zelenskyy mengunjungi Republik Ceko, Slovakia dan Bulgaria untuk menggalang dukungan untuk tawaran keanggotaan NATO Ukraina menjelang KTT aliansi militer 11-12 Juli.
Di Praha, dia memenangkan janji dukungan untuk Ukraina untuk bergabung dengan NATO 'segera setelah perang usai', dan di Sofia, dia mendapatkan dukungan untuk keanggotaan 'segera setelah kondisi memungkinkan'.
Artikel Terkait
Rakyat Turki Laksanakan Pemilu, Kursi Presiden Recep Tayyip Erdogan 'Terancam' usai 20 Tahun Berkuasa
Presiden Erdogan Pastikan Menangkan Putaran Pertama Pemilu Turki, Ini Tanggapan dari Kemal Kilicdaroglu
Erdogan dan Kilicdaroglu Bersaing di Putaran Kedua
Janji Kemal Kilicdaroglu di Putaran Kedua Pemilu Turki untuk Kalahkan Erdogan hingga Picu Perdebatan di Medsos
Erdogan Menangkan Putaran Kedua Pemilu, Kilicdaroglu Tuding TRT 'Pelindung Teroris'