Joe Biden dan Partai Republik Belum Sepakat, AS Terancam Gagal Bayar Plafon Utang Rp463.000 Triliun

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Sabtu, 27 Mei 2023 | 22:09 WIB
Amerika Serikat terancam tak bisa bayar plafon utang 31,4 triliun dolar AS, masih terjadi negosiasi alot Partai Republik dan Joe Biden. (Instagram.com/@whitehouse)
Amerika Serikat terancam tak bisa bayar plafon utang 31,4 triliun dolar AS, masih terjadi negosiasi alot Partai Republik dan Joe Biden. (Instagram.com/@whitehouse)

Partai Republik menguasai DPR dengan selisih 222-213, sementara Demokrat memegang mayoritas 51-49 Senat, meninggalkan jalan sempit untuk meloloskan kesepakatan apa pun oleh presiden Demokrat dan pembicara dari Partai Republik menjadi undang-undang.

Baca Juga: Erick Thohir Tanggapi Berita Hoaks soal Harga Tiket Indonesia vs Argentina di FIFA Match Day: Biarin Aja

Tidak hanya itu, Partai Republik telah berusaha untuk secara tajam mengekang pengeluaran pemerintah selama 10 tahun mendatang untuk memperlambat pertumbuhan utang AS, yang sekarang sama dengan hasil ekonomi tahunan.

Tetapi kesepakatan tentatif kemungkinan besar akan jauh dari tujuan mereka.

Kedua belah pihak secara tentatif telah mencapai kesepakatan yang akan menaikkan plafon utang cukup untuk menutupi kebutuhan pinjaman negara melalui pemilihan presiden November 2024.

Baca Juga: Nonton Dr Romantic 3 Episode 10 Sub Indo Tayang di Mana? Simak Link Nonton dan Spoiler Terbaru

Partai Republik telah menolak usulan kenaikan pajak Biden, dan tidak ada pihak yang menunjukkan kesediaan untuk mengambil program kesehatan dan pensiun yang tumbuh cepat yang akan meningkatkan utang secara tajam di tahun-tahun mendatang.

Infrastruktur khas Biden dan undang-undang energi hijau akan tetap utuh, sementara Internal Revenue Service akan melihat peningkatan anggarannya baru-baru ini sedikit dikurangi.

Tetapi program jaring pengaman tetap menjadi masalah. Partai Republik ingin memperketat persyaratan kerja untuk rencana kesehatan Medicaid bagi orang miskin dan program bantuan pangan SNAP.

Baca Juga: Iwan Bogananta Duta Besar RI untuk Bulgaria Bikin Konser untuk Mengenalkan Budaya Indonesia di Bulgaria

Demokrat mengatakan itu akan menciptakan lebih banyak hambatan bagi orang-orang yang sudah berjuang untuk memenuhi kebutuhan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X