SENAYANPOST - Kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Indonesia, disambut oleh Presiden Prabowo Subianto di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa, 11 Februari 2025 kemarin.
Kedatangannya ke Indonesia, menandai awal dari kunjungan kenegaraan Presiden Erdogan ke Tanah Air dalam rangkaian lawatannya ke tiga negara di kawasan Asia.
Prabowo dan Erdogan dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral di Istana Kepresiden Bogor, pada 12 Februari 2025, untuk membahas kerja sama strategis yang menguntungkan bagi Indonesia-Turki.
Di luar rencananya di Indonesia, karir politik Erdogan sebagai Presiden Turki juga menarik.
Baca Juga: Presiden Erdogan Sebut Pergantian Kekuasaan di Suriah Kemenangan Turki
Dilansir dari laman resmi pemerintahan Turki, Erdogan lahir di Istanbul pada 26 Februari 1954.
Latar pendidikan Erdogan merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Ilmu Bisnis di Universitas Marmara, Turki, pada tahun 1981.
Sejak muda, Erdogan dikenal suka menjalani kehidupan sosial dan politik, hal itu tampak dari ketertarikan Erdogan melangkah ke dunia politik aktif bersama Refah Partisi (Partai Kesejahteraan) pada tahun 1983.
Erdogan juga dikenal sebagai politikus dari Partai Kesejahteraan yang menjadi Wali Kota Istanbul, Turki pada tahun 1994.
Baca Juga: Presiden Turki Erdogan soal Agresi Israel ke Dataran Tinggi Golan, Sebut Melemahkan Revolusi Suriah
Selama menjabat sebagai Wali Kota, Erdogan berupaya meningkatkan partisipasi perempuan dan kaum muda dalam politik.
Selain itu, Erdogan disebut berhasil mengatasi berbagai permasalahan di kota metropolitan Turki itu dengan keterampilan politiknya.
Salah satu di antaranya, yakni masalah air yang dipecahkan dengan ratusan kilometer pipa baru, masalah sampah dipecahkan dengan mendirikan fasilitas daur ulang modern saat itu.
Proyek 50 jembatan, lorong, dan jalan lingkar yang dibangun pemerintahan Erdogan saat itu juga memperoleh kepercayaan besar dari masyarakat setempat.
Artikel Terkait
Erdogan Menangkan Putaran Kedua Pemilu, Kilicdaroglu Tuding TRT 'Pelindung Teroris'
Presiden Erdogan Sebut Ukraina 'Layak' Jadi Anggota NATO: Tidak Ada Keraguan
Presiden Erdogan Kecam Keras Israel, Nilai Perdagangan Turki dan Negara Zionis Justru Alami Hal Ini
Usai Temui Pimpinan Hamas, Presiden Erdogan Serukan Persatuan Palestina
Presiden Turki Erdogan soal Agresi Israel ke Dataran Tinggi Golan, Sebut Melemahkan Revolusi Suriah
Presiden Erdogan Sebut Pergantian Kekuasaan di Suriah Kemenangan Turki