Presiden Erdogan Kecam Keras Israel, Nilai Perdagangan Turki dan Negara Zionis Justru Alami Hal Ini

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 23 Januari 2024 | 17:07 WIB
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kecam Israel atas agresi di Gaza, disaat yang bersamaan angka perdagangan kedua negara terus meningkat. (Twitter.com/@RTErdogan)
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kecam Israel atas agresi di Gaza, disaat yang bersamaan angka perdagangan kedua negara terus meningkat. (Twitter.com/@RTErdogan)

SENAYANPOST - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan selama tiga bulan terakhir mengecam keras agresi Israel di Gaza, Palestina.

Meskipun demikian, nilai perdagangan Turki dan Israel mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Baru-baru ini, Turki telah meningkatkan sikap anti-Israel nya dengan menerapkan langkah-langkah ekonomi langsung.

Laporan Israel pada hari Minggu menyoroti langkah terbaru Presiden Recep Tayyip Erdogan, yang melibatkan penghapusan Israel dari daftar tujuan ekspor Turki.

Meskipun Erdogan sebelumnya fokus pada saluran diplomatik untuk menyatakan ketidaksetujuannya terhadap pendudukan Israel, perkembangan terakhir ini menandakan adanya pergeseran menuju konsekuensi ekonomi yang nyata.

Keputusan tersebut berarti bahwa Turki tidak akan lagi mensubsidi perdagangan dan akan menarik dukungan bagi bisnis yang terlibat dalam operasi dengan Israel.

Baca Juga: 108 Hari Perang, Lebih dari 25.000 Orang Syahid di Gaza Akibat Kampanye Genosida Israel

Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Mayadeen English, pemilik bisnis Turki kini diduga diperingatkan bahwa subsidi negara akan ditahan jika mereka memilih untuk terlibat dalam perdagangan dengan Israel.

Pendudukan Israel menempatkan Turki di peringkat ke-13 dalam daftar ekspornya pada tahun 2023 meskipun agresi sedang berlangsung di Gaza.

Sebagaimana yang dilaporkan Jerusalem Post, perdagangan antara keduanya bernilai 5,42 miliar dolar AS.

Setidaknya hal tersebut menyumbang sekitar 2,1 persen dari total ekspor Turki, meskipun ini merupakan penurunan nyata dari ekspor senilai 7 miliar dolar pada tahun 2022.

Bertentangan dengan kebijakan Erdogan terhadap pendudukan Israel, data resmi dari Kementerian Transportasi Turki mengungkapkan peningkatan mengejutkan dalam aktivitas maritim antara kedua pihak.

Baca Juga: Hamas Tolak Solusi Dua Negara soal Israel dan Palestina, Amerika Serikat Justru Bilang Begini

Sejak dimulainya agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober, Turki mengirimkan 701 kapal ke wilayah pendudukan Palestina, dengan rata-rata sekitar delapan kapal per hari.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X