Berdasarkan kesepakatan gencatan senjata, pertukaran tahanan bertepatan dengan penarikan sebagian pasukan Israel dan pemulangan penduduk yang mengungsi ke Gaza utara.
Perjanjian tersebut menetapkan bahwa tentara Israel akan mundur sepenuhnya dari wilayah barat poros Netzarim, yang membentang dari jalan pesisir Al-Rashid hingga Jalan Salah Al-Din, setelah pertukaran tahanan selesai.
Laporan pada hari Jumat menunjukkan bahwa pasukan Israel telah mulai membongkar posisi di sebelah barat Netzarim.
Baca Juga: Tim Donald Trump Sebut Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya
Setelah penarikan pasukan selesai, warga Palestina akan memiliki kebebasan penuh untuk bergerak antara Gaza utara dan selatan.
Pergerakan besar-besaran penduduk yang mengungsi diperkirakan akan menuju Gaza utara mulai hari Minggu.
Penduduk yang kembali tidak akan digeledah, meskipun kendaraan akan diperiksa oleh komite gabungan Mesir-Qatar.
Tahap kedua pertukaran tahanan juga diharapkan dapat memfasilitasi bantuan kemanusiaan tanpa batas ke Gaza melalui jalan Al-Rashid.***
Artikel Terkait
Hamas Serahkan 3 Tawanan Israel kepada Palang Merah di Gaza
Israel Bebaskan 90 Warga Palestina yang Ditahan, Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Pemerintah Bantah Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia: Ini Tidak Dapat Diterima
Anggota DPR Tanggapi Wacana Relokasi Warga Gaza ke Indonesia: Justru yang Harus Dipindahkan Itu...
Indonesia Dukung Gencatan Senjata di Gaza, Desak Dewan Keamanan PBB Ambil Dua Langkah Konkret Ini