Israel Bebaskan 90 Warga Palestina yang Ditahan, Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Senin, 20 Januari 2025 | 20:03 WIB
Israel penjajah bebaskan 90 warga Palestina yang ditahan yang merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata di Gaza. (X.com)
Israel penjajah bebaskan 90 warga Palestina yang ditahan yang merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata di Gaza. (X.com)

SENAYANPOST - Pihak Israel penjajah bebaskan 90 warga Palestina yang ditahan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Israel membebaskan hampir 100 warga Palestina tersebut setelah beberapa jam sebelumnya Hamas melepaskan tiga orang sanderanya di Gaza.

Tiga sandera tersebut langsung diserahkan Hamas kepada Palang Merah di Gaza.

Terlihat, bus-bus meninggalkan penjara Ofer Israel pada dini hari.

Baca Juga: Tim Donald Trump Sebut Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya

Menjelang pembebasan mereka, layanan penjara Israel mengangkut tahanan ke fasilitas militer di Tepi Barat yang diduduki pada hari Minggu.

Pasukan keamanan Israel dan perwakilan dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) melakukan pemeriksaan medis dan identitas, sebelum membebaskan mereka berkoordinasi dengan pemerintah Israel.

Di antara mereka yang dibebaskan adalah 78 warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki, yang diangkut ke pos pemeriksaan Beitunia dekat penjara Ofer.

Dua belas warga Palestina dari Yerusalem Timur yang diduduki juga diangkut kembali ke kota, di mana mereka dibebaskan ke rumah mereka setelah ditahan sebentar di pusat penahanan Kompleks Rusia.

Baca Juga: 471 Hari Genosida di Gaza, Abu Ubaidah: Operasi Badai Al Aqsa Tancapkan Paku Terakhir di Peti Mati Pendudukan Israel

Enam puluh dua wanita dibebaskan, satu di antaranya masih di bawah umur.
Sebanyak 28 pria dibebaskan, termasuk delapan anak di bawah umur.

Berdasarkan kesepakatan pertukaran tahanan tahap pertama, yang dimulai pada Minggu pagi, setiap tahanan sipil wanita Israel akan ditukar dengan 30 wanita dan anak-anak Palestina.

Tidak seperti pertukaran tahanan sebelumnya, tentara Israel telah memberlakukan langkah-langkah keamanan yang ketat untuk mencegah pertemuan publik di luar penjara, dan untuk mencegah perayaan.

Polisi Israel pada Minggu menyerbu rumah beberapa tahanan wanita Palestina di Yerusalem yang sedang dibebaskan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Middle East Eye

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X