SENAYANPOST - Pihak Israel penjajah bebaskan 90 warga Palestina yang ditahan sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Israel membebaskan hampir 100 warga Palestina tersebut setelah beberapa jam sebelumnya Hamas melepaskan tiga orang sanderanya di Gaza.
Tiga sandera tersebut langsung diserahkan Hamas kepada Palang Merah di Gaza.
Terlihat, bus-bus meninggalkan penjara Ofer Israel pada dini hari.
Baca Juga: Tim Donald Trump Sebut Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya
Menjelang pembebasan mereka, layanan penjara Israel mengangkut tahanan ke fasilitas militer di Tepi Barat yang diduduki pada hari Minggu.
Pasukan keamanan Israel dan perwakilan dari Komite Internasional Palang Merah (ICRC) melakukan pemeriksaan medis dan identitas, sebelum membebaskan mereka berkoordinasi dengan pemerintah Israel.
Di antara mereka yang dibebaskan adalah 78 warga Palestina dari Tepi Barat yang diduduki, yang diangkut ke pos pemeriksaan Beitunia dekat penjara Ofer.
Dua belas warga Palestina dari Yerusalem Timur yang diduduki juga diangkut kembali ke kota, di mana mereka dibebaskan ke rumah mereka setelah ditahan sebentar di pusat penahanan Kompleks Rusia.
Enam puluh dua wanita dibebaskan, satu di antaranya masih di bawah umur.
Sebanyak 28 pria dibebaskan, termasuk delapan anak di bawah umur.
Berdasarkan kesepakatan pertukaran tahanan tahap pertama, yang dimulai pada Minggu pagi, setiap tahanan sipil wanita Israel akan ditukar dengan 30 wanita dan anak-anak Palestina.
Tidak seperti pertukaran tahanan sebelumnya, tentara Israel telah memberlakukan langkah-langkah keamanan yang ketat untuk mencegah pertemuan publik di luar penjara, dan untuk mencegah perayaan.
Polisi Israel pada Minggu menyerbu rumah beberapa tahanan wanita Palestina di Yerusalem yang sedang dibebaskan.
Artikel Terkait
Menhan Israel Targetkan Kekalahan Total Hamas di Jalur Gaza Jelang Pelantikan Presiden AS Terpilih Donald Trump
Sejarawan Israel Ilan Pappe: Ini Fase Terakhir Zionisme
Israel Penjajah dan Hamas Resmi Gencatan Senjata di Gaza, Ini Isi Kesepakatannya
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata di Gaza, Wamenlu Anis Matta: Dunia Internasional Wajib Hukum Israel
471 Hari Genosida di Gaza, Abu Ubaidah: Operasi Badai Al Aqsa Tancapkan Paku Terakhir di Peti Mati Pendudukan Israel