SENAYANPOST - Anggota Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat tanggapi wacana relokasi warga Gaza ke Indonesia.
Menurutnya, yang harusnya direlokasi adalah warga Israel yang jelas-jelas melakukan penjajahan, kejahatan perang sekaligus kejahatan terhadap kemanusiaan.
Hal ini disampaikan Syahrul Aidi Maazat di sela Silaturahmi Nasional BKSAP DPR RI dengan Ormas dan Lembaga Kemanusiaan Peduli Palestina di Gedung Nusantara, DPR RI, Senayan, Jakarta pada 21 Januari lalu.
Politisi PKS itu juga menambahkan bahwa ini adalah strategi Israel dan sekutunya untuk memindahkan warga Gaza agar daerah kantong tersebut diduduki oleh penjajah.
Baca Juga: Pemerintah Bantah Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia: Ini Tidak Dapat Diterima
"Justru yang harus dipindahkan itu kan yang melakukan keonaran. Yang melakukan genosida. Yang melakukan perampasan. Kalau itu yang terjadi berarti kan ini taktik untuk mengosongkan Gaza kemudian menguasainya," ujar Syahrul Aidi Maazat pada 21 Januari 2025, dikutip SenayanPost.com dari DPR RI.
Ia berharap dunia semakin sadar dan mendorong kemerdekaan Palestina yang sudah tertunda selama puluhan tahun.
"Mudah-mudahan mata dunia semakin terbuka. Kalau kita lihat di negara Eropa, Amerika sendiri rakyatnya itu sudah memberikan dukungan kepada Palestina. Tinggal pemerintah (Indonesia). Mudah-mudahan ya tinggal waktu lah," jelasnya.
Setelah operasi Badai Al Aqsa yang dilancarkan pejuang Palestina sejak 7 Oktober 2023 sudah merubah segalanya.
Baca Juga: Israel Bebaskan 90 Warga Palestina yang Ditahan, Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Kini, kejahatan Israel terungkap di hadapan miliaran manusia secara terang-terangan.
Begitu juga kesadaran warga yang tinggal di Eropa dan Amerika yang saat ini terus melakukan demonstrasi dan protes terhadap pemerintahnya.
"Kita lihat kesadaran (kemerdekaan Palestina) itu semakin maju. Kesadaran masyarakat dunia. Kalau dulu yang menyuarakan itu terbatas orang, terbatas negara. Kalau sekarang kita lihat luar biasa," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu sempat heboh wacana relokasi warga Gaza ke Indonesia saat rekonstruksi pascaperang.
Artikel Terkait
Relokasi Malioboro, Koperasi Pedagang Kaki Lima Tri Dharma Punya Sikap Begini
Tim Donald Trump Sebut Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya
Hamas Serahkan 3 Tawanan Israel kepada Palang Merah di Gaza
Israel Bebaskan 90 Warga Palestina yang Ditahan, Bagian dari Kesepakatan Gencatan Senjata di Gaza
Pemerintah Bantah Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia: Ini Tidak Dapat Diterima