SENAYANPOST - Setidaknya tiga tawanan Israel diserahkan sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam kepada Palang Merah di Gaza.
Tiga tawanan tersebut bernama Romi Gonen (24), Doron Steinbrecher (31), dan Emily Damari (28).
Ketiganya diserahkan Brigade Al Qassam pada sore hari, 19 Januari 2025 sebagai bagian dari tahap pertama gencatan senjata di Gaza.
Sementara itu, pihak Israel akan membebaskan 90 tawanan Palestina dalam beberapa jam selanjutnya.
Baca Juga: Tim Donald Trump Sebut Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari The Cradle, kerumunan besar warga Palestina dan kehadiran besar pejuang Brigade Qassam hadir di Lapangan Al Saraya Kota Gaza saat tiga tawanan perempuan dibebaskan dan diserahkan kepada Palang Merah.
Para tawanan akan diambil oleh tentara Israel di Pangkalan Reim di luar Gaza.
Rekaman menunjukkan warga Palestina bersorak, membawa bendera Hamas, dan meneriakkan dukungan kepada Brigade Qassam dan perlawanan.
Persiapan telah dimulai di Tepi Barat yang diduduki dan Yerusalem yang diduduki untuk menyambut 90 warga Palestina yang akan dibebaskan dari penjara Ofer, saat polisi Israel dikerahkan dan anggota keluarga tiba di penjara.
Anggota keluarga mendiang pemimpin Hamas Saleh al-Arouri (dibunuh di Beirut tahun lalu) akan dibebaskan hari ini sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, begitu pula para aktivis dan jurnalis.
Politikus Palestina dan anggota Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP), Khalida Jarrar, adalah salah satu nama dalam daftar tahanan yang akan dibebaskan.
Menurut media Ibrani, 77 perempuan Palestina berusia di bawah 18 tahun akan dibebaskan melalui penyeberangan Beitunia ke Ramallah dalam beberapa jam mendatang.
Diperkirakan 13 lainnya akan dibebaskan dan dipindahkan ke wilayah Yerusalem.
Artikel Terkait
Alasan Netanyahu Terlibat dalam Gencatan Senjata di Gaza, Ada Tekanan dari Donald Trump?
Indonesia Sambut Positif Gencatan Senjata di Gaza, Wamenlu Anis Matta: Dunia Internasional Wajib Hukum Israel
Qatar Umumkan Gencatan Senjata di Gaza Berlaku 19 Januari 2025 Pukul 08.30 Waktu Setempat
471 Hari Genosida di Gaza, Abu Ubaidah: Operasi Badai Al Aqsa Tancapkan Paku Terakhir di Peti Mati Pendudukan Israel
Tim Donald Trump Sebut Bakal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia, Ini Alasannya