SENAYANPOST - Sebanyak 12 orang tentara Israel penjajah atau IDF dilarikan ke rumah sakit akibat disengat tawon di Gaza.
Sebelum insiden tak biasa itu terjadi, pasukan IDF menggilas sarang tawon pada Jumat, 10 Mei 2024.
Setidaknya beberapa dari tentara Israel tersebut harus masuk ruang intensif setelah disengat tawon yang mengamuk di Jalur Gaza setelah menabrak sarangnya.
Lebih lanjut, Sheba Medical Center di Tel Aviv mengatakan mereka menerima 10 tentara untuk dirawat.
Baca Juga: 218 Hari Genosida, Hamas Ungkap Hasil Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza dengan Israel Penjajah
Diketahui salah satu tentara dipindahkan ke unit perawatan intensif.
Rumah sakit menekankan tidak ada kondisi tentara yang memburuk, dan tidak ada nyawa mereka yang dalam bahaya.
Insiden itu terjadi di tengah operasi Brigade Selatan Divisi Gaza di daerah perbatasan, di seberang komunitas Israel di Nirim.
Sebuah tank melewati sarang tawon besar, menyebabkan segerombolan serangga menyerang dan menyengat pasukan.
Pihak rumah sakit menyatakan bahwa beberapa tentara disengat ratusan tawon dan menderita reaksi alergi dan dokter belum pernah menangani insiden massal seperti itu sebelumnya.
Baca Juga: Israel Serang Rafah, Tuduh AS Lakukan Hal Ini Usai Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza
"Perawatan intensif, anestesi, perawatan toksikologi, dokter mata dan siapa pun yang diperlukan," kata pihak rumah sakit pada 11 Mei 2024, dikutip SenayanPost.com dari Times of Israel.
Sebagaimana diketahui, operasi Thufanul Aqsa atau Badai Al Aqsa meletus pada 7 Oktober 2023 di Israel selatan.
Insiden tersebut menewaskan sekitar 1.200 orang, sebagian besar warga sipil, dan 252 orang disandera di Gaza.
Artikel Terkait
Ternyata Ini Alasan Penjajah Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hamas, Rafah Jadi Sorotan
Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel, Ini Isinya
AS Tunda Pengiriman Bom 226 dan 907 Kg, Takut Digunakan Penjajah Israel di Rafah
Israel Serang Rafah, Tuduh AS Lakukan Hal Ini Usai Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza
218 Hari Genosida, Hamas Ungkap Hasil Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza dengan Israel Penjajah