Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel, Ini Isinya

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 8 Mei 2024 | 15:12 WIB
Berikut isi proposal gencatan senjata di Gaza disetujui Hamas namun ditolak mentah-mentah oleh penjajah Israel. (t.me/qassambrigades)
Berikut isi proposal gencatan senjata di Gaza disetujui Hamas namun ditolak mentah-mentah oleh penjajah Israel. (t.me/qassambrigades)

SENAYANPOST - Hamas baru-baru ini setujui proposal gencata senjata di Gaza, simak isinya.

Pengumuman Hamas di Senin lalu disambut dengan perayaan di Gaza karena warga Palestina berharap hal itu akan mengakhiri perang yang telah berlangsung selama tuju bulan.

Setidaknya genosida yang dilakukan penjajah Israel itu menewaskan hampir 35.000 warga Gaza.

Sayangnya, Israel kurang antusias karena mereka terus-menerus membombardir Gaza, terutama di daerah Rafah.

Israel mengklaim akan mengalahkan Hamas di Rafah, tempat yang diyakini sebagai batalion terakhir para pejuang Palestina.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Penjajah Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hamas, Rafah Jadi Sorotan

Sementara itu pendukung terbesar Israel, Amerika Serikat bungkam.

Para pejabat mengatakan mereka sedang meninjau tanggapan Hamas terhadap proposal gencatan senjata tersebut.

Namun tidak memberikan rincian apapun tentang kesepakatan tersebut atau apa sebenarnya yang telah disetujui oleh kelompok Palestina.

Berikut ini kesepakatan yang disetujui oleh Hamas dalam proposal gencatan senjata terbaru, sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Al Jazeera.

Isi kesepakatan gencatan senjata di Gaza akan melibatkan tiga fase, yang masing-masing fase akan berlangsung selama enam minggu.

Baca Juga: AS dan Inggris Desak Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Israel

Pada fase pertama, akan ada penghentian sementara permusuhan antara Hamas dan Israel serta penarikan pasukan Israel ke timur, menjauh dari wilayah Gaza yang lebih padat penduduknya, dan menuju perbatasan antara Israel dan daerah kantong Palestina.

Pesawat dan drone Israel juga akan berhenti terbang di atas Gaza selama 10 jam setiap hari, dan selama 12 jam pada hari-hari ketika para tawanan dibebaskan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X