Baca Juga: AM Hendropriyono: Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Menang Pilpres 2024
Rumah Sakit Ibnu Sina, salah satu yang terbesar di Tepi Barat, digerebek.
Dan pada awal November, pasukan Israel menangkap beberapa pasien dan petugas mereka dari sebuah rumah sakit di Yerusalem Timur.
Namun mengapa Israel menargetkan rumah sakit Palestina mengingat hal ini juga menimbulkan kritik signifikan dari organisasi hak asasi manusia terkemuka, yang menuduhnya melakukan kejahatan perang?
Israel Bersikeras
Baca Juga: Eksekusi Lahan Ruko di Mojokerto Sengaja Diperlambat
Secara resmi, Israel bersikeras bahwa mereka menargetkan fasilitas yang menampung pejuang atau infrastruktur Hamas.
Israel mengklaim Hamas menggunakan al-Shifa sebagai pusat komando, misalnya.
Namun Hamas membantah klaim tersebut, dan beberapa hari setelah mengambil alih fasilitas tersebut, Israel tidak mampu memberikan bukti kuat untuk mendukung pernyataannya.
Alasan sebenarnya Israel menargetkan rumah sakit berbeda-beda, menurut Omar Rahman, peneliti di Dewan Urusan Global Timur Tengah yang berbasis di Doha.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin
Ini adalah bentuk perang psikologis, katanya.
"Serangan terhadap rumah sakit menunjukkan kepada masyarakat bahwa tidak ada tempat yang aman bagi (warga Palestina)," kata Rahman pada 20 November 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Tahani Mustafa, analis senior Palestina di International Crisis Group, mengatakan tindakan yang membuat warga Palestina merasa tidak aman di setiap fasilitas di Jalur Gaza adalah untuk memadamkan segala bentuk perlawanan.
"Ini adalah bagian dari pola pelecehan yang sudah berlangsung lama terhadap staf dan layanan medis, di mana Israel menunjukkan kepada warga Palestina bahwa tidak ada seorang pun dan tidak ada ruang yang aman," kata Mustafa.
Artikel Terkait
Jelang KTT Luar Biasa OKI, Hamas : Jalur Gaza Perlu USD 3 Milyar untuk Rekonstruksi
Jokowi Temui Joe Biden Bahas Palestina: Saya Ajak untuk Hentikan Konflik dan Kekejaman di Gaza
Kesaksian Bang Onim Saat Berusaha Keluar dari Gaza di Tengah Hujan Bom Israel: Saya Belum Percaya...
Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan Terima Pasien, Direktur: Kami Tidak Dapat Tawarkan Layanan Apa Pun Lagi
RS Indonesia di Gaza Dikepung Tentara Israel, Menlu Retno Marsudi Ungkap 3 WNI Hilang Kontak