Rumah Sakit Indonesia di Gaza Kewalahan Terima Pasien, Direktur: Kami Tidak Dapat Tawarkan Layanan Apa Pun Lagi

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Jumat, 17 November 2023 | 11:09 WIB
Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Gaza Utara kewalahan menangani pasien yang terus berdatangan dan dinyatakan 'tidak berfungsi'. (Instagram.com/@fadi_alwhidi)
Rumah Sakit Indonesia yang terletak di Gaza Utara kewalahan menangani pasien yang terus berdatangan dan dinyatakan 'tidak berfungsi'. (Instagram.com/@fadi_alwhidi)

SENAYANPOST - Rumah Sakit Indonesia kewalahan menangani pasien yang tidak lain warga Palestina di Gaza Utara.

Belum lama ini, Direktur Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara mengumumkan tidak bisa lagi menerima pasien akibat logistik dan kebutuhan alat dan bahan medis yang terbatas.

Dalam video yang diunggah salah satu wartawan Palestina bernama Fadi Alwhidi, terlihat pasien banyak tergeletak di lantai Rumah Sakit Indonesia di Gaza karena kehabisan tempat tidur.

Baca Juga: Tentara Israel Klaim Temukan Terowongan Bawah Tanah Hamas di RS Al Shifa

"Kami tidak dapat menawarkan layanan apa pun lagi… kami tidak dapat menawarkan tempat tidur apa pun kepada pasien," kata Atef al-Kahlout, Direktur Rumah Sakit Indonesia kepada Al Jazeera sebagaimana dikutip SenayanPost.com pada 17 November 2023.

Meskipun rumah sakit tersebut memiliki kapasitas 140 pasien, al-Kahlout mengatakan sekitar 500 pasien saat ini berada di dalam rumah sakit.

Dia mengatakan 45 pasien memerlukan 'intervensi bedah segera', dan meminta ambulans 'tidak membawa lebih banyak orang yang terluka' ke fasilitas tersebut karena kurangnya kapasitas.

Baca Juga: Kesaksian Bang Onim Saat Berusaha Keluar dari Gaza di Tengah Hujan Bom Israel: Saya Belum Percaya...

Dia mengatakan departemen rumah sakit 'tidak dapat melaksanakan pekerjaan mereka'.

Petugas kesehatan di rumah sakit menyebutkan kekurangan pasokan yang parah.

"Kami tidak memiliki tempat tidur," kata seorang petugas kesehatan kepada Al Jazeera saat berkeliling gedung.

Baca Juga: Ketua KPK Firli Bahuri Mangkir Lagi dari Polda Metro Jaya, Ternyata Ini Alasannya

"Orang ini membutuhkan unit perawatan intensif," tambahnya sambil menunjuk seorang pemuda yang tergeletak di tanah saat dirawat oleh seorang perawat.

"Dan (di sini)," katanya sambil menunjuk pasien lain yang kakinya diamputasi, "kami tidak punya obat".

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Jazeera

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X