Ceritanya, merpati pernah hinggap di bahu Paus Yohanes Paulus II pada tanggal 16 Oktober 1978, tepat saat beliau terpilih menjadi Paus di Vatikan.
Baca Juga: Terjemahan Lirik Lagu Call Me, BOYNEXTDOOR, Artinya Bikin Baper!
Peristiwa "merpati di pundak Paus Yohanes Paulus II" itu, terjadi saat upacara resmi pelantikan Sri Paus di Vatican.
Tetiba merpati putih, simbol kedamaian dan Roh Kudus dalam tradisi Kristen, hinggap di bahu Paus Yohanes Paulus II. Jamaah pun terkesiap. What happened?
Merpati yang mencrok di pundak Paulus II tersebut, dianggap oleh banyak orang sebagai pertanda simbolis kesucian.
Dalam tradisi Katolik, merpati sering dihubungkan dengan Roh Kudus, yang melambangkan kehadiran Ilahi, kebijaksanaan, dan kedamaian.
Baca Juga: Pesan Yahya Sinwar Kepala Biro Politik Hamas ke Hizbullah, Tegaskan Posisi Perlawanan Palestina
Oleh karena itu, peristiwa ini dilihat sebagai pertanda bahwa Yohanes Paulus II adalah pilihan yang diberkati dan dipimpin oleh Tuhan untuk memimpin Gereja Katolik.
Tak hanya Paus Yohanes Paulus II yang pernah "dipeluk" merpati -- beberapa santo (orang suci) juga mengalami hal yang serupa.
Seperti Santo Fransiskus dari Assisi, Santo Benediktus dari Nursia, Santo Skolastiks, dan Santo Gregorius Agung.
Menariknya, merpati bertengger di pundak Santo Gregorius Agung terjadi saat ia sedang menulis.
Baca Juga: Ketika Prabowo Subianto Memuji AM Hendropriyono
Mirip dengan cerita Denny dan merpati. Santo Gregorius Agung (Paus Gregorius I, 590-604) juga tengah menulis saat merpati hinggap di bahunya.
Santo Gregorius dikenal sebagai Paus yang rajin menulis tentang mistisisme (tasawuf), moralitas, dan ketuhanan.
Denny sebagai pecinta Jalaludin Rumi, mirip Paus Gregorius, juga pecinta mistisisme dan spiritualitas. Banyak buku dan esai tentang tasawuf Rumi, moralitas, dan kedermawanan yang ditulis Denny.
Artikel Terkait
Opini: Menunggu Krisis Ekonomi
Opini: Satupena di Tangan Midas
Opini: Kemerdekaan Hukum di Indonesia
Opini: Baleg DPR Membegal Konstitusi
Opini: Faisal Basri, Korupsi Oligarki, dan Politik Dinasti (In Memoriam Faisal Basri)
Opini: Gratifikasi dalam Perspektif Fikih Islam