SENAYANPOST - Kepala Biro Politik Hamas, Yahya Sinwar belum lama ini kirim pesan kepada pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah.
Dalam pesannya, Yahya Sinwar mempertegas posisi Perlawanan Palestina yang hingga kini terus berperang melawan Israel di Gaza dan juga Tepi Barat.
Tidak hanya itu, Yahya Sinwar juga mengapresiasi Hizbullah yang berpartisipasi dalam Operasi Badai Al Aqsa, yang dimulai sejak 7 Oktober 2023 dan menerima ucapan belasungkawa atas syahidnya Ismail Haniyeh.
"Kami, di Gerakan Perlawanan Islam Hamas, menerima dengan penuh penghargaan dan kebanggaan surat ucapan selamat dan belasungkawa Anda yang baik untuk para martir dan rekan pejuang kami dalam Jihad dan Perlawanan, mendiang pemimpin dan pejuang kemerdekaan Tn. Ismail Haniyeh, kepala Biro Politik gerakan tersebut, dan rekannya, saudara Wasim Abu Shaaban," bunyi surat tersebut pada 13 September 2024, dikutip SenayanPost.com dari Al Mayadeen English.
Baca Juga: Hamas Bantah Tudingan Israel, Sebut Pembantaian Al Mawasi Pembersihan Etnis
"Kami berterima kasih atas solidaritas yang terjalin dengan sentimen tulus dan mulia, yang telah diungkapkan melalui tindakan terberkati di garis depan Poros Perlawanan dalam hal dukungan dan keterlibatan dalam pertempuran. Kami berdoa kepada Allah agar memberkati upaya Anda dan melindungi Anda dan negara Anda dari segala bahaya," lanjut surat tersebut.
Haniyeh, kata Sinwar, bangkit sebagai syahid di tengah Operasi Badai Al Aqsa, salah satu pertempuran paling terhormat yang diperjuangkan oleh rakyat Palestina untuk bergabung dengan barisan para pemimpin yang syahid, bersatu dengan anak-anak dan cucu-cucunya, dan memenuhi pengorbanan besar yang dilakukan oleh rakyat kami di Gaza, Tepi Barat, Al Quds, dan wilayah Palestina yang diduduki.
"Ini menegaskan bahwa darah para pemimpin dan pejuang kemerdekaan kita tidak lebih berharga daripada darah rakyat kita dan bahwa darah yang berharga ini dan konvoi para martir yang terhormat ini akan meningkatkan kekuatan dan ketahanan kita dalam menghadapi pendudukan Nazi Zionis," tegas surat Sinwar.
Baca Juga: Israel Penjajah Bombardir Pengungsian Al Mawasi di Khan Younis, Tinggalkan Kawah Sedalam 9 Meter
Fraksi Perlawanan, tegasnya, akan tetap teguh sebagaimana yang selalu dilakukannya di jalan kesetiaan kepada darah para martir.
"Prinsip-prinsip luhur yang diperjuangkan oleh Haniyeh akan tetap teguh, membimbing Gerakan dan pejuang Perlawanan kita," surat itu menambahkan.
Prinsip-prinsip tersebut mencakup pilihan Perlawanan dalam menghadapi pendudukan Israel dan persatuan Dunia Islam dengan Poros Perlawanan dalam membela Palestina yang diduduki dan tempat-tempat suci Islam, seperti Masjid Al Aqsa.
"Hingga pendudukan dikalahkan dan diberantas dari tanah kita dan negara merdeka kita dengan kedaulatan penuh dan Al Quds sebagai ibu kotanya didirikan," tutup surat tersebut.***
Artikel Terkait
Keberadaannya Misterius, Yahya Sinwar Disebut-sebut Selangkah Lebih Maju dari Israel
Keberadaan Yahya Sinwar Petinggi Hamas di Gaza Masih Misterius, Ini Kata Pejabat Israel
Ismail Haniye atau Yahya Sinwar, Siapa Penguasa Hamas Sebenarnya ?
Pensiunan Jenderal Israel Samakan Yahya Sinwar dengan Shalahuddin Al Ayyubi
Hamas Tunjuk Yahya Sinwar Jadi Kepala Biro Politik Baru