Ia dikenal sebagai salah satu ilmuwan, yang paling vokal dalam skeptisisme terhadap perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.
Baca Juga: Berdasarkan Hasil Survei, Media Besar Israel Perkirakan Partai Penguasa Pecah
Bukunya, "The Climate Casino: Risk, Uncertainty, and Economics for a Warming World" (2013).
Bukunya ini sering dikritik karena dianggap meremehkan dampak potensial dari perubahan iklim, juga analisisnya sering mengabaikan data yang lebih luas dan lebih baru yang menunjukkan bukti pemanasan global yang signifikan.
Fred Singer adalah fisikawan dan ilmuwan lingkungan, yang juga dikenal sebagai skeptis terhadap perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.
Bukunya, "Unstoppable Global Warming: Every 1,500 Years" (2007). Dalam buku ini, Singer dan rekannya Dennis Avery berargumen bahwa, perubahan iklim adalah fenomena alami yang terjadi setiap 1.500 tahun.
Baca Juga: 3 Fakta Baru Pengungkapan Dr Vegapunk soal Dunia One Piece, Salah Satunya Bahas Buah Iblis!
Singer sering dikritik, karena dianggap mengabaikan bukti kuat tentang peran manusia dalam perubahan iklim.
Analisis yang digunakan sering dianggap selektif, dan tidak memperhitungkan seluruh spektrum data ilmiah yang ada.
Patrick Michaels, mantan direktur studi sains di Cato Institute dan seorang skeptis terkenal terhadap perubahan iklim.
Bukunya "Climate of Extremes: Global Warming Science They Don't Want You to Know" (2009).
Baca Juga: Hamas dan Hizbullah Bahas Perkembangan Pertempuran Gencatan Senjata dengan Israel
Dalam buku ini, Michaels mengkritik pandangan arus utama tentang perubahan iklim, dan argumen bahwa pemanasan global akan mengarah pada bencana besar.
Michaels sering dikritik, karena diduga memiliki konflik kepentingan terkait dengan pendanaan dari industri bahan bakar fosil.
Metodologi dan kesimpulannya, juga sering dipertanyakan oleh komunitas ilmiah yang lebih luas.
Artikel Terkait
Melchor Group Kelola Usaha untuk Pencegahan Perubahan Iklim
Opini: KTT Iklim Dubai Mencari Solusi dengan Kolaborasi, Bagaimana Indonesia?
Opini: Buya Syakur dan Fikih Gender
Tiga Pilar Fikih Haji