Oleh: Guntur Soekarno
Ketua Dewan Ideologi DPP PA GMNI/Pemerhati Sosial
SENAYANPOST - Indonesia saat ini boleh berbangga hati karena sudah mempunyai Komunitas BETA UFO yang sudah berbentuk sebuah Yayasan dan sudah diakui keabsahannya oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
Sebelum adanya pengesahan tersebut Komunitas BETA UFO masih berupa semacam perkumpulan arisan yang belum terorganisasi dengan baik.
Kini di dalam wadah inilah para hobbiyst, pengamat UFO (Unidentified Flying Object) berkumpul mengadakan diskusi, seminar bahkan pameran.
Organisasi ini kini sudah membentang hampir di seluruh wilayah Indonesia dan berpusat di Surabaya.
Baca Juga: Terancam Dijemput Paksa, Siskaeee dan 15 Pemeran Film Porno Belum Penuhi Panggilan Polisi
Sebagaimana juga di negara maju seperti Amerika Serikat ternyata belum semua kalangan yang percaya akan adanya UFO (Unidentified Flying Object) yang di Indonesia disebut BETA (Benda Terbang Aneh).
Bagi Komunitas Yayasan adanya kehidupan lain di luar galaksi kita Bima Sakti adalah suatu kenyataan yang bahkan mempunyai ilmu dan teknologi jauh lebih canggih dari yang dikuasai oleh manusia.
Mereka konon berhubungan satu dengan yang lainnya menggunakan semacam telepati dengan kode-kode biner (Binary Code).
Sebagai negara maritim Indonesia sudah berkali-kali dikunjungi oleh makhluk-makhluk tadi yang tercatat pada arsip LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional) paling tidak ada beberapa kali, satu diantaranya terjadi di Jalan Sriwijaya Kebayoran Baru di tahun 1980, selain itu juga di area tempat didirikannya Kompleks Gelora Bung Karno ditengarai pada tahun 1959. Belum lagi fenomena yang terjadi di daerah Dago-Bandung dan juga di daerah Klaten Jawa Tengah dan lain-lain.
Baca Juga: Sirkuit Mandalika Resmi Ditutup oleh Pengelola Setelah Diminta Dorna dan FIM
Di kalangan negara adikuasa yang teknologinya sudah sangat maju oleh Badan Pertahanan Amerika PENTAGON justru masalah adanya UFO sangat dirahasiakan, salah satunya yang terkenal adalah jatuhnya sebuah UFO di daerah Roswell Nevada, selalu dibantah oleh pihak PENTAGON yang menyatakan kejadian tersebut hanyalah ilusi; karangan beberapa saksi yang tidak dapat dikonfirmasi kebenarannya.
Padahal dari sumber lain bahkan dinyatakan bahwa pesawat UFO yang jatuh dengan awak Humanoid nya yang sebagian masih hidup segera dapat diselamatkan dan disembunyikan di sebuah bunker bawah tanah yang kemudiannya dikenal sebagai Area 51 di Gurun Nevada.
Hal tersebut sangat berbeda dengan kebijaksanaan Kementerian Pertahanan negara-negara sosialis khususnya Rusia.
Artikel Terkait
Opini: Sambo yang Lepas dari Hukuman Mati
Opini: Apakah Megawati Mau Berhubungan Lagi dengan SBY?
Opini: Berwajah Imut tapi Teroris
Opini: Polisi Memburu "Escobar Indonesia"
Opini: Hukum Positif Telantarkan Orang Tua