Opini: Ekonomi Haji Pascapandemi dan Uang Jokowi

photo author
Hanggi, Senayan Post
- Rabu, 28 Juni 2023 | 21:59 WIB
Jutaan Jemaah Haji Melaksanakan Wukuf di Arafah
Jutaan Jemaah Haji Melaksanakan Wukuf di Arafah

Baca Juga: Baim Wong Gagal Haji, Raffi Ahmad Khawatir Alami Hal Serupa, Tinggal Tunggu Detik-detik Keberangkatan

Celakanya, banyak oleh-oleh atau buah tangan tersebut, kalau di Mekah atau Madinah, made in China, Bangladesh, atau Egypt (Mesir).

Kalau dibuat di Indonesia, tentunya akan menambah 'kueh ekonomi' haji di dalam negeri karena made in Indonesia.

Dari perspektif ekonomi, masih banyak peluang Indonesia untuk memperoleh “efek cuan” dari haji dan umroh. Dalam hal ini, pinjam istilah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, H. Sandiaga Salahuddin Uno -hendaknya wisata religi yang potensinya sangat besar di Indonesia- bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan ekonomi nasional. Salah satunya, adalah haji dan umroh.

Haji dan umroh, bukan sekadar ibadah penting bagi umat Islam, tapi juga potensi penting untuk membangun ekonomi umat.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hanggi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

KH. Imam Jazuli di Antara Kenyataan dan Kritikan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:28 WIB

Gara-Gara Huruf "P"

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:15 WIB

Brutu

Senin, 8 Juni 2026 | 13:21 WIB

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB
X