Keanggotaan BOP, Bela Palestina, dan Spirit Fathu Makkah Nabi Muhammad SAW

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Selasa, 17 Maret 2026 | 19:26 WIB
Presiden Prabowo juga membahas rencana pengiriman 20 ribu prajurit TNI ke Gaza, Palestina. Prajurit itu akan menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendukung rehabilitasi permukiman warga Gaza.
Presiden Prabowo juga membahas rencana pengiriman 20 ribu prajurit TNI ke Gaza, Palestina. Prajurit itu akan menjalankan mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mendukung rehabilitasi permukiman warga Gaza.

Setelah dilantik, Presiden Prabowo melakukan lawatan luar negeri dengan memilih China menjadi negara tujuan pertamanya. Pada 8 November 2024 Presiden Prabowo bertemu dengan Presiden Xi Jinping yang menjadi penanda eratnya hubungan geopolitik dan ekonomi antara Jakarta-Beijing. Pesan yang timbul saat itu adalah kebijakan politik luar negeri dan kebijakan ekonomi Indonesia mengarah fokus ke China. Kunjungan berikutnya pada 12 November 2024, Presiden Prabowo bertolak ke Amerika Serikat untuk bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di White House.

Presiden Prabowo memberi pesan bahwa amanat dan nasihat para pendiri bangsa telah dijalankan dengan baik. "Mendayung di antara Dua Karang", menjaga jarak dan rasa, berupaya menjaga keseimbangan antara negara-negara besar yang paling berpengaruh di dunia. Setelah itu, Presiden Prabowo mengunjungi berbagai negara di berbagai belahan dunia, termasuk Rusia pada 10 Desember 2025. Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin membahas penguatan kerja sama strategis Indonesia–Rusia di bidang politik, ekonomi, energi, dan perdagangan.

Diplomasi Prabowo saat mengunjungi Mesir memberikan penegasan bagi kemerdekaan Palestina. Presiden Prabowo mengajak untuk melihat realitas atas situasi yang terjadi. Presiden mengatakan bahwa ketika saudara kita kesusahan, kita memberikan pernyataan dukungan dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, tetapi mesti realistis. Kita harus bekerjasama, menyamakan suara, dan tidak terpecah belah. Presiden Prabowo kembali menyerukan persatuan, kerja sama dan kesadaran akan situasi global yang dihadapi umat Muslim. Prabowo memberikan penegasan tentang komitmen Indonesia untuk melakukan yang terbaik, Indonesia akan berusaha semaksimal mungkin, dengan cara apapun dan mendorong persatuan dan kerjasama.

Politik Bebas Aktif dan Kemerdekaan Palestina
Prinsip politik luar negeri bebas aktif merupakan landasan final bagi Indonesia. Indonesia tetap berpegang pada prinsip dasar tersebut di tengah ketegangan geopolitik global, meningkatnya eskalasi konflik antara Iran versus Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah. Presiden Prabowo menegaskan bahwa kita menghormati semua bangsa, menghormati semua agama, menghormati semua ras, menghormati semua kelompok etnis. Prinsip inilah yang membuat Indonesia sekarang menikmati kondisi yang damai, bisa hidup berdampingan ratusan kelompok etnis, tapi kita bisa rukun.

Pada 3 Februari 2026, Presiden melakukan pertemuan dengan Pimpinan organisasi kemasyarakatan dan tokoh-tokoh agama Islam di Istana Merdeka. Presiden Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ikhtiar berani nan penuh resiko telah dilakukan Presiden Prabowo melalui bergabungnya Republik Indonesia dalam Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Presiden Prabowo telah mempertimbangkan secara matang tentang kebijakan yang realistis dan strategis dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui BoP. Saat ini BoP pun dihadapkan pada tantangan tersendiri pasca Amerika dan Israel menyerang Iran. Apakah BoP akan seumur jagung? Apakah Indonesia akan tetap bertahan atau segera keluar dari BoP? Kita tunggu perkembangan beberapa saat ke depan.

Bagi Indonesia, jika Board of Peace tidak sejalan dengan kepentingan Indonesia terkait Palestina, maka Presiden Prabowo Subianto telah menyatakan secara tegas bahwa Indonesia siap keluar dari BoP. Sungguh, komitmen Indonesia untuk kemerdekaan Palestina sejak awal bukanlah “omon-omon”. Kebijakan dan langkah Presiden Prabowo itu nyata, bahkan sebelum menjadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo “telah bersumpah” akan selalu bersama rakyat Palestina.

Kini, di tengah berkecamuknya perang antara Iran dan Amerika Serikat bersama Israel, Indonesia mendapat tantangan baru untuk menjadi Juru Perdamaian Dunia. Lalu bagaimana jurus dan sepak terjang “Diplomasi Prabowo” guna berkontribusi untuk meredakan ketegangan ini? itulah yang kita tunggu. Di pundak Presiden Prabowo, bangsa Indonesia menaruh harapan besar; semoga tujuan nasional Bangsa Indonesia yang keempat itu dapat ditunaikan secara paripurna. Dengan gagah berani, Republik Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

FA AINA TADZHABUN?

Rabu, 3 Juni 2026 | 07:58 WIB

Niat Puasa Arafah, Latin dan Artinya

Senin, 25 Mei 2026 | 21:10 WIB

Gema Lonceng Vatikan: Ditubir Perang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 17:19 WIB

Krapyak

Selasa, 21 April 2026 | 22:32 WIB

Muslihat AS Menyerang Iran

Selasa, 14 April 2026 | 17:11 WIB
X