Bukti Nyata Diplomasi Prabowo, Bawa Pulang Investasi Rp2.281 Triliun

photo author
Ragil Firdaus, Senayan Post
- Selasa, 2 Juni 2026 | 19:11 WIB
Melihat perjalanan diplomasi Presiden RI, Prabowo Subianto ke berbagai negara dalam rangka kerja sama strategis. (Instagram.com/@prabowo)
Melihat perjalanan diplomasi Presiden RI, Prabowo Subianto ke berbagai negara dalam rangka kerja sama strategis. (Instagram.com/@prabowo)

SENAYANPOST - Sebagian publik di media sosial tengah ramai membahas ihwal kritik dari eks Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto.

Dalam kritikannya, Dino Patti menyoroti tingginya frekuensi kunjungan kerja (kunker) luar negeri Presiden RI sejak memimpin Indonesia sejak Oktober 2024 lalu.

Setelah ramainya sorotan itu, Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya telah menegaskan bahwa rangkaian kunker Presiden RI ke berbagai negara, menghasilkan capaian konkret bagi Indonesia.

Teddy menilai, hasil diplomasi tersebut terlihat dari peningkatan investasi, perluasan akses pasar ekspor, penguatan sektor pertahanan, hingga kerja sama internasional di berbagai bidang.

Baca Juga: Ketika Petani Jadi Debitur Tanpa Tahu, Membongkar Dugaan Korupsi KUR BSI

Oleh karena itu, Seskab RI menilai anggapan yang menyebut kunjungan luar negeri yang dilakukan Presiden RI hanya bersifat seremonial, tidak sesuai dengan fakta yang ada.

"Salah besar kalau dibilang hanya gagah-gagahan, seremonial," tegas Teddy dalam keterangannya, pada Selasa, (2/6/26).

"Jadi kita harus lihat apa yang sudah dicapai dalam 1,5 tahun terakhir ini," tambahnya.

Berkaca dari hal itu, berbagai kesempatan dan komitmen RI sebenarnya telah diumumkan secara resmi bersama negara mitra, mulai dari Arab Saudi, Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Ratusan Warga Kemayoran Mengungsi usai Kebakaran Hebat Akibat Korsleting Listrik

Atas kerja sama yang dilakukan Presiden RI dengan berbagai negara mitra itu, total komitmen investasi konservatif itu disinyalir mencapai 123,23 miliar USD atau Rp2.198 triliun ditambah dengan 4 miliar Euro atau setara Rp83 triliun, sehingga totalnya Rp2.281 triliun.

Lantas, bagaimana kerja sama strategis yang dihasilkan Presiden Prabowo melalui berbagai kesempatan diplomasi ke luar negeri? Berikut ulasannya.

Teken Investasi Rp330 T di London

Presiden Prabowo diketahui pernah melawat ke London, Inggris dalam rangka menghadiri CEO Rountable Forum di London, Inggris, pada Kamis, (21/11/24).

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ragil Firdaus

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X