Sebelum Sidang Pleidoi, Nadiem Makarim Akui Terharu Dapat Dukungan Pengemudi Ojol

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Selasa, 2 Juni 2026 | 15:05 WIB
Sebelum sidang pleidoi, Nadiem Makarim mantan Mendikbudristek yang terseret kasus korupsi Chromebook menerima dukungan dari pengemudi ojol. (Instagram.com/@nadiemmakarim)
Sebelum sidang pleidoi, Nadiem Makarim mantan Mendikbudristek yang terseret kasus korupsi Chromebook menerima dukungan dari pengemudi ojol. (Instagram.com/@nadiemmakarim)

 

SENAYANPOST - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) periode 2019–2024, Nadiem Makarim, mengaku terharu atas dukungan yang diberikan sejumlah pengemudi ojek online (ojol) menjelang sidang pembacaan nota pembelaan (pleidoi) dalam kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan.

Diketahui, Nadiem Makarim tersandung kasus korupsi Chromebook hingga merugikan negara Rp2,18 triliun.

Puluhan pengemudi ojol terlihat berkumpul di sekitar Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, bahkan sebagian di antaranya masuk ke area pengadilan untuk memberikan dukungan kepada Nadiem.

Sejumlah pengemudi juga menyampaikan orasi di luar gedung pengadilan.

"Terima kasih. Saya bersyukur atas semua suara dukungan yang membela kebenaran. Saya cukup terharu melihat para driver yang hadir mendampingi saya hari ini, bahkan sejak perjalanan menuju pengadilan," kata Nadiem di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa, dikutip SenayanPost.com dari Antara.

Baca Juga: DJ Donny Kawal Sidang Eksepsi Nadiem Makarim: Ingatkan soal Evaluasi Kebijakan, Bukan Kriminalisasi

Nadiem menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menurutnya masih peduli terhadap keadilan dan penegakan hukum di Indonesia.

Ia menilai perkara yang tengah dihadapinya tidak lagi semata-mata menyangkut dirinya secara pribadi, melainkan berkaitan dengan prinsip-prinsip hukum dan nilai-nilai yang dianut bangsa Indonesia.

"Bagi saya, kasus ini bukan hanya tentang diri saya atau persoalan hukum semata, tetapi juga tentang bagaimana negara ini memegang teguh prinsip-prinsip keadilan dan nilai-nilai yang menjadi dasar kehidupan berbangsa," ujarnya.

Menurut Nadiem, proses hukum yang sedang berlangsung diharapkan dapat menjadi pelajaran untuk perbaikan sistem hukum dan tata kelola negara ke depan.

"Saya berharap perkara ini bisa menjadi hikmah bagi perbaikan sistem hukum dan perbaikan negara kita di masa mendatang," katanya.

Baca Juga: Bantah Dakwaan Rp809 Miliar di Skandal Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim: Tak Ada Uang Masuk ke Saya

 

Sidang Pleidoi Digelar Hari Ini

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X