Sebagai tanggapan, operasi militer khusus dilakukan pada Februari 2021 untuk 'menetralisir' Medvedchuk, kata publikasi itu.
Medvedchuk dan sekutunya ditampar dengan sanksi keras, Presiden baru mengatakan saluran TV telah melakukan propaganda anti-Ukraina dan mengganggu integrasi Ukraina ke dalam UE.
Baca Juga: Pemilu 2024: Anies Baswedan Dinilai Tidak Akan Lanjutkan Kebijakan Jokowi, Ini Kata Pengamat
Saluran tersebut dilarang untuk disiarkan, membuat Putin kesal.
Vertska mengklaim bahwa sanksi tersebut juga berdampak pada Medvedchuk secara pribadi, 'yang bersama istrinya masuk dalam daftar penyelidikan SBU tentang pendanaan terorisme'.
Dia kemudian termasuk di antara mereka yang diberi sanksi oleh pemerintah Inggris sehubungan dengan Perang Rusia-Ukraina.
Baca Juga: Link Nonton Pandora Beneath The Paradise Episode 15 Sub Indo: Hong Tae Ra Lagi-lagi Berikan Kejutan!
Sumber yang dekat dengan Vladimir Putin mengatakan penghancuran 'sumber daya informasi' Medvedchuk yang akhirnya mendorong Presiden Rusia itu untuk menginvasi Ukraina pada Februari 2022.***
Artikel Terkait
Buntut dari Surat Penangkapan, Sekutu Vladimir Putin Larang Kegiatan ICC di Rusia
Vladimir Putin Sebut Rusia Akan Tempatkan Senjata Nuklir di Belarusia, Begini Reaksi dari Amerika Serikat
Vladimir Putin Setuju Amerika Serikat Terlibat dalam Ledakan Pipa Gas Nord Stream
Vladimir Putin Bakal Tempatkan Senjata Nuklir di Belarusia, NATO: Berbahaya dan Tidak Bertanggung Jawab
ICC Perintahkan Tangkap Presiden Rusia Vladimir Putin, Connie Rahakundini: Ngarang Banget Ya