China Tak Indahkan Surat Penangkapan Vladimir Putin oleh ICC, Beijing Sebut Standar Ganda

photo author
Yuda Alexander, Senayan Post
- Selasa, 21 Maret 2023 | 16:07 WIB
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyambut kedatangan Presiden China, Xi Jinping pada Senin, 20 Maret 2023 di Moskow. (Twitter.com/@mfa_russia)
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyambut kedatangan Presiden China, Xi Jinping pada Senin, 20 Maret 2023 di Moskow. (Twitter.com/@mfa_russia)

"Itu akan menjadi langkah penting. Mereka ingin mengatakan sesuatu satu sama lain," kata Vereshchuk pada 21 Maret 2023, dikutip SenayanPost.com dari Reuters.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Surat Penangkapan Vladimir Putin, Nomor Lima Ternyata Tidak Bisa Dilakukan ICC

Moskow telah secara terbuka mempromosikan rencana kunjungan Xi selama berbulan-bulan.

Tetapi waktunya memberikan arti baru bagi dukungan pribadi pemimpin China, setelah Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada hari Jumat yang menuduh Putin melakukan kejahatan perang karena mendeportasi anak-anak dari Ukraina.

Menyangkal tuduhan itu, Moskow mengatakan telah mengambil anak yatim piatu untuk melindungi mereka dan membuka kasus pidana terhadap jaksa dan hakim ICC.

Baca Juga: ICC Kirim Surat Penangkapan Vladimir Putin Gegara Ini, Peskov: Keterlaluan dan Tidak Dapat Diterima

Beijing mengatakan surat perintah itu mencerminkan standar ganda.

"Bahwa Presiden Xi bepergian ke Rusia beberapa hari setelah Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Presiden Putin menunjukkan bahwa China merasa tidak bertanggung jawab untuk meminta pertanggungjawaban Kremlin atas kekejaman yang dilakukan di Ukraina," kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yuda Alexander

Sumber: Reuters

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X