Iran Tolak Tuduhan Program Senjata Nuklir, Sebut sebagai 'Kebohongan Besar'

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Rabu, 15 April 2026 | 22:05 WIB
Ilustrasi, Iran membantah kepemilikan senjata nuklir dan menyebutnya sebagai kebohongan besar menanggapi pemberitaan media Barat. (Telegram.com/Martyr Ayatollah Khamenei)
Ilustrasi, Iran membantah kepemilikan senjata nuklir dan menyebutnya sebagai kebohongan besar menanggapi pemberitaan media Barat. (Telegram.com/Martyr Ayatollah Khamenei)

"Klaim bahwa Iran hanya beberapa minggu lagi untuk memiliki senjata nuklir—yang telah diulang selama lebih dari tiga dekade—tidak mengubah fakta bahwa Iran tidak pernah memilih jalur tersebut," ujar pernyataan itu.

Iran menegaskan bahwa program nuklirnya bersifat damai dan merupakan hak yang dijamin secara internasional, termasuk dalam kerangka Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Sebagai konteks, program nuklir Iran telah lama menjadi sorotan dan tekanan negara-negara Barat.

Setelah kesepakatan nuklir JCPOA pada 2015, Iran sempat menjalankan komitmennya hingga Amerika Serikat menarik diri pada 2018.

Baca Juga: Presiden Prabowo Temui Emmanuel Macron di Paris, Bahas Alutsista hingga Ekonomi Kreatif

Hingga kini, Iran menyatakan tetap membuka peluang untuk kesepakatan baru yang stabil dan dapat diverifikasi, termasuk terkait pencabutan sanksi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: IRNA News Agency

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X