Kali ini, retorika Trump agak melunak di tengah ketegangan antara dua negara tersebut.
Baca Juga: Pengamat: Keruntuhan Rezim Iran Bisa Datang Perlahan, Lalu Tiba-Tiba
Trump mengatakan bahwa ada armada besar yang berlayar menuju Iran. Armada yang dimaksud adalah USS Abraham Lincoln.
"Armada besar sedang menuju Iran. Armada ini bergerak cepat, dengan kekuatan, antusiasme, dan tujuan yang besar," tulis Trump di platform media sosialnya pada 28 Januari 2026 di Truth Social.
Ia berharap Iran bisa mendatangi meja perundingan yang selama ini dimediasi oleh Oman.
"Semoga Iran segera 'datang ke meja perundingan' dan menegosiasikan kesepakatan yang adil dan seimbang—tanpa senjata nuklir—kesepakatan yang baik untuk semua pihak. Waktu hampir habis, ini benar-benar sangat penting!" lanjutnya.
Sebagaimana diketahui, kesepakatan nuklir antara Iran dan AS ini masih menemui jalan buntu sejak Trump keluar secara sepihak dari JCPOA.
"Seperti yang pernah saya katakan kepada Iran sebelumnya, buatlah kesepakatan! Mereka tidak melakukannya, dan terjadilah 'Operasi Midnight Hammer,' penghancuran besar-besaran di Iran. Serangan berikutnya akan jauh lebih buruk! Jangan sampai itu terjadi lagi," tutupnya.***
Artikel Terkait
Dubes Iran Ungkap Proyek Berdarah Mossad dan CIA: 2.427 Aparat dan Sipil Jadi Korban
Tidak Ada Kantor Garda Revolusi Diduduki Demonstran, Sumber Senayan Post di Iran Ungkap Kondisi Iran Kini
Pengamat: Keruntuhan Rezim Iran Bisa Datang Perlahan, Lalu Tiba-Tiba
Pengamat: Iran Tak Bisa Kembali ke Status Quo, Demokrasi Juga Belum Pasti
Mantan Intelijen Israel: Opsi Militer terhadap Iran Justru Rugikan Kepentingan Washington