Tidak Ada Kantor Garda Revolusi Diduduki Demonstran, Sumber Senayan Post di Iran Ungkap Kondisi Iran Kini

photo author
Mushab Muuqoddas, Senayan Post
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:54 WIB
Mantan Menlu Austria, Karin Kneissl mengatakan demonstrasi di Iran setidaknya dipengaruhi faktor internal dan eksternal. (Unsplash.com/Hadi Yazdi Aznaveh)
Mantan Menlu Austria, Karin Kneissl mengatakan demonstrasi di Iran setidaknya dipengaruhi faktor internal dan eksternal. (Unsplash.com/Hadi Yazdi Aznaveh)

SENAYANPOST - Demonstrasi di Iran mulai sepi diberitakan oleh media massa, sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pembentukan Board of Peace untuk mengelola Jalur Gaza Palestina, wacana serangan atas Iran mulai hilang dari media massa.

Sumber Senayan Post yang tidak disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aksi-aksi demonstrasi sudah selesai. Tidak ada lagi aksi demonstrasi di Iran.

"Everythings is normal in Iran now (segalanya telah normal di Iran sekarang ini, red)," jelasnya kepada Redaksi Senayan Post pada Sabtu 24 Januari 2026.

Salah satu isu yang cukup krusial dalam aksi demonstrasi yang berlangsung dari akhir Desemebr 2025 lalu, adalah dikuasainya sejumlah kantor Islamic Revolution Guard Corp (IRGC) atau yang sering disebut dengan Garda Revolusi, oleh para demonstran, baik di Teheran atau di kota-kota lain.

"Informasi tersebut adalah dusta. Tidak ada satupun kantor IGRC yang dikuasai oleh demonstran," ungkapnya dalam Bahasa Inggris.

Sejak aksi demonstrasi berkembang menjadi aksi-aksi kerusuhan dan pengerusakan fasilitas umum, aparat kepolisian Iran didukung Garda Revolusi bergerak menindak demonstran, hingga menangkapi sejumlah provokator yang diketahui memiliki keterkaitan dan mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat dan Israel.

"Para pemberontak ini mendapatkan dukungan dari Israel dan Amerika Serikat. But that's over," pungkasnya. (Muqoddas)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mushab Muuqoddas

Tags

Rekomendasi

Terkini

X