SENAYANPOST – Museum 798 Beijing tengah menjadi sorotan pasca akun TikTok @xianxia mengunggah konten tentang kematian aktor China, Yu Menglong.
Museum 798 Beijing dianggap menyimpan sebuah rahasia yang mengerikan.
Disebutkan bahwa Museum 798 Beijing diduga memamerkan mumi manusia yang sengaja dibunuh untuk dijadikan pajangan, salah satunya adalah Yu Menglong.
Baca Juga: DARI TANAH BUMBU KALSEL UNTUK INDONESIA RAYA, MENGENAL HAJI ISAM
Sebelumnya, kematian Yu Menglong diberitakan karena jatuh dari apartemen akan tetapi pihak keluarga disebut tak pernah melihat jenazah dengan alasan dikremasi.
Dalam video TikTok itu, dijelaskan bahwa museum 798 memajang barang-barang milik korban yang disebut sebagai tumbal.
Ada pula barang-barang pribadi korban yang dipajang dalam museum itu, seperti contohnya baju.
Baca Juga: Loyalitas, Kecerdasan, dan Kesinambungan dalam Pengabdian Kebangsaan (Mengenal Sufmi Dasco Ahmad)
Tetapi, pakaian itu seperti terbuat dari kulit manusia dengan sisa-sisa bulu yang masih menempel.
Rumor lain menyebutkan bahwa tengkorak milik Qiao Renliang, aktor muda China yang juga meninggal misterius, dipajang di sana.
Netizen semakin curiga usai sutradara Cheng Qing Song membuat postingan sebelum Yu Menglong tewas. Qing Song dicurigai sebagai salah satu pembunuh sang aktor.
Baca Juga: Link Nonton dan Spoiler Ms Incognito Episode 8 Sub Indo
Ia sempat memposting foto dari Museum 798 dengan caption aneh yakni "Hou Ce", yang artinya "lezat".
Di sisi lain, blogger Bernama Cai Jing Leng Yan turut mengulas kasus museum ini dengan peristiwa 13 September.
Artikel Terkait
Israel Penjajah Tuding Hamas Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata, Netanyahu Bersikeras Tutup Perbatasan Rafah
Pejabat Senior Hamas Sebut Bakal Tetap Menjaga Kendali Keamanan Jalur Gaza, Tolak Pelucutan Senjata
Israel Penjajah Langgar Gencatan Senjata, Kembali Bombardir Jalur Gaza
ICC Tolak Banding Israel untuk Batalkan Surat Penangkapan Netanyahu
Kedubes Iran Buka Suara soal Berakhirnya Resolusi DK PBB Nomor 2231 dan JCPOA Terkait Program Nuklir Damai