SENAYANPOST - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei terlihat menghadiri peringatan Hari Asyura pada 5 Juli 2025 dan disiarkan oleh televisi nasional.
Ini adalah penampilan publik pertama kalinya bagi Ayatollah Khamenei sejak ia dipindahkan ke lokasi yang aman selama perang 12 hari antara Iran dan Israel yang menewaskan komandan tinggi Iran dan ilmuwan nuklir.
Video yang disiarkan oleh media pemerintah menunjukkan puluhan orang menghadiri upacara untuk memperingati Asyura, hari paling suci dalam kalender Muslim Syiah, berdiri sambil melantunkan lantunan saat Khamenei memasuki aula tempat banyak acara pemerintahan diadakan.
Untuk alasan keamanan yang jelas, Khamenei telah mengeluarkan pesan yang direkam sebelumnya selama perang yang dimulai pada tanggal 13 Juni, dan menghindari penampilan publik.
Baca Juga: Rudal Balistik Iran Dilaporkan Hantam Lima Lokasi Militer Israel selama Perang 12 Hari
Pada tanggal 26 Juni, dalam pidato yang direkam sebelumnya yang disiarkan di televisi pemerintah, Khamenei berjanji bahwa Iran tidak akan menyerah meskipun ada seruan dari Presiden AS Donald Trump.
Pada upacara hari Sabtu, Pemimpin meminta pembawa pidato penghormatan yang hadir di sana untuk membacakan lagu kebangsaan tentang tanah air, Iran, dan kemakmuran serta perlindungannya terhadap ancaman.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari IRNA, Presiden Masoud Pezeshkian menanggapi hal ini dalam sebuah unggahan di akun X miliknya, yang di dalamnya ia melampirkan foto Ayatollah Khamenei yang sedang duduk di pusat keagamaan Imam Khomeini tempat upacara duka hari Sabtu diadakan.
Pezeshkian menulis ulang beberapa bagian lagu kebangsaan tersebut, yang menggemakan kesetiaan abadi kepada Iran.
Baca Juga: Link Nonton dan Spoiler Good Boy Episode 12 Sub Indo, Tayang Malam Ini di Amazon Prime!
Wakil Presiden Pertama Mohammad-Reza Aref menerbitkan sebuah video kehadiran Pemimpin pada upacara tersebut di laman Instagram miliknya, yang menyatakan bahwa bangsa Iran tidak akan membiarkan para pencela melanjutkan rencana mereka terhadap Iran.
Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi membagikan foto kehadiran Ayatollah Khamenei di pusat keagamaan Teheran, dan menggambarkannya sebagai gambar terindah yang dilihatnya setelah tiba di Brasil beberapa jam setelah Pemimpin menghadiri upacara tersebut.
Dalam sebuah pidato kepada Pemimpin, Araghchi menulis "bersamamu, seseorang dapat menerjang lautan."
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei juga menulis di X bahwa bulan suci Muharram tahun ini melambangkan kisah epik berusia 1400 tahun tentang pelestarian Iran, dan bahwa malam menjelang Asyura tahun ini menandai momen persatuan antara Iran dan Islam Syiah.
Artikel Terkait
Pentagon AS Sebut Program Nuklir Iran Tertunda hingga Dua Tahun
Kedubes Iran di Jakarta Gelar Peringatan para Syuhada Korban Agresi Israel, Singgung soal Abainya Lembaga Internasional dan Negara Pengusung HAM
Dubes Mohammad Boroujerdi Apresiasi Antusiasme dan Solidaritas Masyarakat Indonesia untuk Iran pasca Agresi Israel
Dubes Iran untuk Indonesia Sebut Rezim Zionis Israel Mulai Was-was, Tekankan Persatuan Negara Islam
Rudal Balistik Iran Dilaporkan Hantam Lima Lokasi Militer Israel selama Perang 12 Hari