Kedua garis merah tersebut telah disinggung oleh Presiden AS Donald Trump dalam beberapa hari terakhir.
CBS melaporkan bahwa Trump telah menyetujui rencana untuk menyerang Iran secara langsung, tetapi belum membuat keputusan akhir mengenai hal tersebut.
Mengenai Khamenei, presiden mengatakan pada hari Selasa bahwa Washington mengetahui di mana pemimpin tertinggi tersebut berada, tetapi tidak akan membunuhnya 'untuk saat ini'.
Baca Juga: Suriah Jadi Transit Serangan Israel dan Iran, Rezim Ahmad Al Sharaa Masih Diam Seribu Bahasa
Pertempuran Eksistensial
Poros Perlawanan, sekelompok aktor non-negara di seluruh wilayah yang bersekutu dengan Iran, melihat konflik saat ini sebagai 'pertempuran eksistensial', sumber kedua yang dekat dengan Hizbullah mengatakan.
Ali Rizk, seorang analis keamanan Lebanon dan pakar Hizbullah, mengatakan bahwa pembunuhan Khamenei, jika dilakukan secara terpisah, tidak akan serta merta menimbulkan ancaman eksistensial bagi Hizbullah.
"Saya pikir ancaman eksistensial bagi Hizbullah adalah jika Republik Islam dihancurkan. Sangat mungkin Hizbullah akan campur tangan jika kelangsungan hidup rezim itu dipertaruhkan," kata Rizk.
"Hubungan Hizbullah dengan Iran saling terkait. Ada level ideologis, bukan hanya Syiah, tetapi Wilayat al-Faqih," tambahnya.
Hal ini merujuk pada doktrin dalam Islam Syiah bahwa pemerintah harus dipimpin oleh para ahli hukum Islam yang memiliki tingkat keahlian tertinggi.
Rizk menambahkan bahwa jika AS terlibat secara militer, konflik tersebut dapat 'berkembang menjadi bola salju menuju perubahan rezim', yang kemungkinan besar akan menarik Hizbullah untuk terlibat.
'Front pendukung' Perang Gaza dan Suriah
Tom Barrack, utusan khusus AS untuk Suriah, memperingatkan Hizbullah agar tidak terlibat.
"Saya dapat mengatakan atas nama Presiden Trump… itu akan menjadi keputusan yang sangat, sangat, sangat buruk," katanya kepada wartawan pada hari Kamis di Beirut, tak lama setelah bertemu dengan pejabat Lebanon, termasuk juru bicara parlemen Nabih Berri.
Artikel Terkait
Operasi The Rising Lion: Militer Israel Sebut Akan Capai Tujuan di Iran dalam Waktu Dua Minggu
Iran vs Israel, Former President Susilo Bambang Yudhoyono Highlights the Influence of Five Leaders on the World Now Threatened with Disaster
Presiden Rusia Vladimir Putin Bicara soal Kemungkinan Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Israel dan AS
Presiden AS Donald Trump Pertimbangkan soal Serangan ke Instalasi Nuklir Fordow di Iran, Ini Kata Pengamat
Suriah Jadi Transit Serangan Israel dan Iran, Rezim Ahmad Al Sharaa Masih Diam Seribu Bahasa