Pemimpin Arab Berkumpul di Riyadh, Antisipasi Rencana Presiden AS Donald Trump atas Jalur Gaza

photo author
Amila Y F, Senayan Post
- Sabtu, 22 Februari 2025 | 19:58 WIB
Para pemimpin Arab berkumpul di Riyadh untuk mengantisipasi rencana Presiden AS Donald Trump terhadap nasib Jalur Gaza, Palestina. (X.com/@hahussain)
Para pemimpin Arab berkumpul di Riyadh untuk mengantisipasi rencana Presiden AS Donald Trump terhadap nasib Jalur Gaza, Palestina. (X.com/@hahussain)

Sementara Mesir sudah mengusulkan rencana rekonstruksi Gaza, sebagaimana diuraikan oleh mantan diplomat Mesir Mohamed Hegazy, disusun menjadi tiga fase.

Fase 1

Fase pertama diproyeksikan berlangsung selama enam bulan, dengan fokus pada upaya pemulihan segera, termasuk pemindahan puing-puing dari area yang rusak akibat perang.

Baca Juga: Pertama Kalinya, Presiden Rusia Vladimir Putin Hubungi Pemimpin Sementara Suriah Ahmad Al Sharaa

Fase ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman guna memfasilitasi pemulangan penduduk yang mengungsi dan menyiapkan landasan bagi kegiatan rekonstruksi berikutnya.

Upaya pemulihan awal juga akan melibatkan pemulihan utilitas dasar seperti air, listrik, dan sanitasi, yang penting untuk menstabilkan kehidupan sehari-hari di Gaza.

Fase 2

Fase kedua melibatkan penyelenggaraan konferensi internasional yang mempertemukan para pemangku kepentingan utama, termasuk para donor internasional, organisasi kemanusiaan, dan para ahli rekonstruksi.

Selama konferensi ini, rencana terperinci untuk pemulihan infrastruktur dan pembangunan perkotaan akan diuraikan, termasuk pembangunan kembali sekolah, rumah sakit, dan fasilitas umum.

Baca Juga: Arab Saudi Kecam Keras Rencana Israel dan AS Pindah Paksa 2 Juta Rakyat Palestina dari Jalur Gaza

Tahap ini sangat penting untuk membangun kerangka kerja yang terkoordinasi dan transparan untuk rekonstruksi, memastikan akuntabilitas dan alokasi sumber daya yang efisien.

Keterlibatan masyarakat internasional diharapkan dapat memperkuat komitmen keuangan dan keahlian teknis yang dibutuhkan untuk pembangunan kembali berskala besar.

Tahap 3

Tahap akhir berpusat pada penyediaan solusi perumahan permanen dan layanan publik yang penting, termasuk perawatan kesehatan dan pendidikan.

Tahap ini juga berupaya untuk memulai jalur politik yang bertujuan untuk menerapkan apa yang disebut solusi 'dua negara'.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amila Y F

Sumber: Al Mayadeen English

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X