SENAYANPOST - Sejarawan Ilan Pappe mengatakan bahwa saat ini Israel tengah memasuki fase terakhir Zionisme.
Setelah operasi Badai Al Aqsa yang diluncurkan perlawanan Palestina pada akhir 2023 lalu, kejatuhan Israel saat ini semakin terlihat.
Israel menunjukkan kebrutalannya terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat.
Tidak hanya itu, Israel juga menyerang Lebanon hingga harus berhadapan dengan Hizbullah.
Belum lama ini, Ilan Pappe menghadiri acara di Kopenhagen, Denmark dan membagikan apa yang diketahuinya tentang penjajahan Israel terhadap Palestina.
Ratusan akademisi, pejabat, aktivis hak asasi internasional, dan warga Denmark yang terkejut dengan genosida Israel terhadap warga Palestina di Gaza menghadiri acara di ibu kota Denmark, yang diselenggarakan oleh Jaringan Palestina Eropa.
Kelompok tersebut didirikan baru-baru ini, dan anggotanya termasuk warga Denmark keturunan Palestina.
Pappe kemudian memberi tahu hadirin bahwa sejak pecahnya perang terbaru Israel di Gaza, ia terkejut dengan tanggapan Eropa.
"Saya berbagi dengan banyak orang kejutan atas posisi Eropa," katanya di atas panggung pada 14 Januari 2025, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Baca Juga: Hamas Ingin Gencatan Senjata Secepatnya di Gaza dengan Israel, Korban Syahid Hampir 46 Ribu Orang
"Eropa, yang mengklaim sebagai model peradaban, mengabaikan genosida yang paling banyak ditayangkan di televisi pada zaman modern," tambahnya.
Pria yang berusia 70 tahun ini, seorang sejarawan, penulis, dan profesor terkemuka Israel yang telah menghabiskan sebagian besar hidupnya memperjuangkan hak-hak Palestina.
Pappe mengatakan bahwa nilai-nilai Zionisme yang terlihat saat ini lebih ekstrim dari sebelumnya.
Artikel Terkait
WHO Sebut Israel Jadikan Rumah Sakit di Jalur Gaza Medan Perang, Minta Penjajah Bebaskan Dr Hussam Abu Safiya
Laporan: Perundingan Gencatan Senjata di Gaza Terhenti, Hamas dan Israel Penjajah Temui Jalan Buntu
82 Ribu Lebih Warga Israel Lakukan Eksodus Gegara Perang di Gaza, Terus Meningkat Tahun 2024
Hamas Ingin Gencatan Senjata Secepatnya di Gaza dengan Israel, Korban Syahid Hampir 46 Ribu Orang
Menhan Israel Targetkan Kekalahan Total Hamas di Jalur Gaza Jelang Pelantikan Presiden AS Terpilih Donald Trump