Alih-alih menyambut baik keputusan yang dibuat oleh Hamas, AS malah mengatakan akan meninjau tanggapan kelompok Palestina.
"Saya belum ingin mengkarakterisasi sifat dari respons tersebut," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller dalam konferensi pers pada hari Senin.
Baca Juga: AS dan Inggris Desak Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Israel
Israel Tuding AS
Penjelasan berbeda mengenai perundingan tersebut muncul sejak pengumuman Hamas pada hari Senin untuk menerima kesepakatan tersebut, yang pada hari Senin ditandai oleh Qatar sebagai hal yang 'positif'.
Proposal gencatan senjata tersebut mencakup kesepakatan bahwa Hamas akan membebaskan semua sandera Israel yang tersisa sebagai imbalan atas pembebasan warga Palestina yang ditahan Israel.
Pengumuman dari Hamas muncul setelah beberapa hari perundingan antara pejabat Hamas dan mediator Mesir dan Qatar di Kairo dan Doha, yang dihadiri oleh direktur CIA William Burns, menurut Axios.
Baca Juga: Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich Ancam Gulingkan Netanyahu Jika Lakukan Dua Hal Ini
Sementara itu, Israel menuduh AS tidak memberi pengarahan mengenai proposal yang disetujui Hamas.
Sebagaimana dilansir SenayanPost.com dari Middle East Eye, Axios melaporkan para pejabat Israel mengatakan kesepakatan yang disetujui Hamas jauh melampaui proposal yang diajukan Israel pada akhir April lalu.
Para pejabat Israel mengklaim bahwa Washington mengetahui perubahan yang dibuat terhadap proposal Israel, namun tidak menyampaikannya ke Israel sebelum pengumuman Hamas.
Laporan Axios juga menyatakan bahwa 'Diplomat Amerika telah terlibat dengan rekan-rekan Israel. Tidak ada kejutan'.
Associated Press melaporkan pada hari Senin bahwa rancangan yang diterima Hamas hanya memiliki 'perubahan kecil' dan perubahan tersebut dilakukan setelah berkonsultasi dengan kepala CIA Burns.
Israel belum mengirimkan delegasi untuk bernegosiasi dengan mediator Qatar dan Mesir selama akhir pekan.
Kantor Perdana Menteri Israel mengatakan pada hari Senin bahwa usulan tersebut 'jauh dari memenuhi tuntutan inti Israel', dan menambahkan bahwa Israel akan 'mengirimkan delegasi ke Mesir untuk memaksimalkan kemungkinan mencapai kesepakatan mengenai persyaratan yang dapat diterima oleh Israel'.
Artikel Terkait
Hamas Akan Tiba di Mesir Bahas Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza, Rafah Terancam Invasi Penuh Penjajah Israel
Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich Ancam Gulingkan Netanyahu Jika Lakukan Dua Hal Ini
AS dan Inggris Desak Hamas Terima Proposal Gencatan Senjata Israel
Ternyata Ini Alasan Penjajah Israel Tolak Gencatan Senjata dengan Hamas, Rafah Jadi Sorotan
Hamas Setuju Gencatan Senjata di Gaza dengan Penjajah Israel, Ini Isinya