SENAYANPOST - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pastikan negara adikuasa itu tetap mendukung Ukraina di tengah krisis anggaran dalam negeri.
Joe Biden menyampaikan dukungan kepada Ukraina tersebut di sela-sela pertemuannya dengan Presiden Volodymyr Zelensky.
Lebih lanjut, Joe Biden juga mengatakan bahwa AS akan terus mendukung Ukraina yang saat ini tengah berperang dengan Rusia.
Memasuki hari ke-586, belum ada tanda-tanda perang Rusia-Ukraina ini akan mereda.
"Dalam keadaan apa pun, kita tidak boleh membiarkan dukungan Amerika terhadap Ukraina terganggu," kata Joe Biden pada 1 Oktober 2023, dikutip SenayanPost.com dari Al Jazeera.
Biden mengatakan bahwa pihaknya masih memiliki banyak waktu meskipun saat ini keuangan dalam negeri mendesak.
"Kita punya waktu, tidak banyak waktu, dan ada perasaan mendesak yang sangat besar," katanya, seraya menyebutkan bahwa RUU pendanaan hanya berlaku hingga pertengahan November.
Biden mendesak Kongres untuk merundingkan paket bantuan sesegera mungkin.
"Mayoritas besar dari kedua partai – Demokrat dan Republik, Senat dan DPR – mendukung bantuan terhadap Ukraina dan agresi brutal yang dilakukan Rusia terhadap mereka," tambah Biden dalam pidatonya di Gedung Putih.
Baca Juga: Fakta baru: PKI ternyata bagian Operasi CIA dan Inggris di Indonesia
Ia mendesak semua pihak untuk segera menyelesaikan ini dan tidak menunda-nundanya.
"Berhentilah bermain-main. Selesaikan ini," tegas Biden.
Artikel Terkait
Bahas soal Perang Rusia Ukraina Bersama Jokowi, Prabowo Subianto Ungkap Beberapa Petunjuk dari Presiden
Presiden Erdogan Sebut Ukraina 'Layak' Jadi Anggota NATO: Tidak Ada Keraguan
500 Hari Lebih Perang Rusia Ukraina, PBB Catat 9.000 Warga Sipil Tewas, 500 di Antaranya Anak-anak
Dmitry Medvedev Sebut Bantuan Senjata NATO ke Ukraina Bisa Picu Perang Dunia
Arab Saudi Pimpin 42 Negara Bahas Krisis Ukraina