Fakta baru: PKI ternyata bagian Operasi CIA dan Inggris di Indonesia

photo author
Risma P., Senayan Post
- Minggu, 1 Oktober 2023 | 22:13 WIB
AM Hendropriyono ungkap fakta baru terkait keterlibatan CIA dan Inggris di Indonesia
AM Hendropriyono ungkap fakta baru terkait keterlibatan CIA dan Inggris di Indonesia

SENAYAN POST - AM Hendropriyono, mantan Kepala Badan Intelejen Nasional mengungkapkan fakta baru terkait keterlibatan CIA dan Inggris dalam peristiwa G30 S PKI 1965 di Indonesia.

Menurut AM Hendropriyono, peristiwa G30 S PKI 65 merupakan kegagalan operasi CIA di Indonesia.

Termasuk kegagalan CIA pada operasi Teluk Babi di Havana.

Baca Juga: Dituding 'Bekingi' Panji Gumilang dan Pesantren Al Zaytun, AM Hendropriyono: Saya Heran Kok Ributnya Sekarang?

“Operasi G30 S PKI 65 sebagaimana operasi Teluk Babi di Havana merupakan kegagalan operasi CIA (Intelejen Amerika),” kata AM Hendropriyono kepada redaksi SenayanPost.com

AM Hendropriyono menegaskan bahwa informasi tersebut ia peroleh dari berbagai sumber yang bisa dipercaya.

Salah satunya adalah Kongres Amerika tahun 1995.

Baca Juga: Al Zaytun Diresmikan BJ Habibie dan Megawati, AM Hendropriyono Sorot Keributan Saat Ini

AM Hendropriyono mengatakan dalam Kongres Amerika tahun 1995 disebut bahwa operasi G30 S PKI 65 merupakan kegagaln operasi CIA di Indonesia.

“Kongres Amerika Serikat tahun 1995 membuka data G30 S PKI 65 atau 30 tahun setelah peristiwa tersebut terjadi di Indonesia sebagai kegagalan operasi CIA seperti operasi Teluk Babi di Havana,” jelas AM Hendropriyono.

AM Hendropriyono menambahkan bahwa karena sumbernya dari Kongres Amerika, maka dia percaya.

Baca Juga: Peter Gontha: AM Hendropriyono Itu Menggalang Pesantren Al Zaytun, Karena Mereka Bertentangan dengan NII

“Itu keterangan dari Kongres (Amerika), oleh karena itu saya quote [kutip] itu,” tegas AM Hendropriyono.

AM Hendropriyono juga mengatakan bahwa mengalami secara langsung peristiwa tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Risma P.

Sumber: senayanpost.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X